Fakta Mengejutkan di Balik Pengangguran Gen Z

Studi Ungkap Remote Work Jadi Pemicu Utama Sulitnya Lulusan Baru Masuk Dunia Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: gen z

Foto: gen z

Jakarta, iNBRita.com — Banyak orang menilai kecerdasan buatan (AI) menjadi penyebab utama sulitnya generasi muda, khususnya Gen Z, mendapatkan pekerjaan. Namun, penelitian terbaru dari Federal Reserve Bank of New York menunjukkan hal yang berbeda.

Dalam laporan yang dipublikasikan melalui Liberty Street Economics pada 1 Juni 2026, peneliti New York Fed menyimpulkan bahwa perubahan pola kerja pascapandemi menjadi faktor terbesar yang menekan peluang kerja lulusan baru. Mereka menyoroti meningkatnya sistem kerja jarak jauh atau remote work.

Peneliti juga menilai dampak remote work lebih besar dibandingkan AI generatif yang kini banyak orang bicarakan.

Pengangguran naik pada lulusan muda

Ekonom riset New York Fed, Natalia Emanuel, memperkirakan bahwa sekitar 64 persen kenaikan pengangguran pada lulusan perguruan tinggi muda terjadi karena sistem kerja jarak jauh.

Ia menjelaskan bahwa waktu kenaikan pengangguran ini lebih cocok dengan perubahan pola kerja, bukan dengan penggunaan AI.

“Kerja jarak jauh dapat menjelaskan sebagian besar kenaikan pengangguran lulusan muda,” kata Emanuel.

Perusahaan lebih pilih pekerja berpengalaman

Emma Harrington dan Amanda Pallais juga meneliti tren ini. Mereka menemukan jumlah pekerjaan remote meningkat tajam sejak pandemi Covid-19.

Perusahaan lalu kesulitan melatih lulusan baru secara virtual. Karena itu, perusahaan lebih memilih pekerja berpengalaman.

Kondisi ini membuat lulusan baru semakin sulit masuk dunia kerja.

Gen Z hadapi “career squeeze”

Para peneliti menyebut kondisi ini sebagai Gen Z career squeeze. Kondisi ini terjadi saat persaingan kerja untuk lulusan baru semakin ketat.

Perusahaan cenderung memilih kandidat yang sudah siap kerja. Sementara itu, lulusan baru membutuhkan lebih banyak pelatihan.

Penelitian juga menunjukkan kenaikan pengangguran lulusan muda sudah terjadi sejak 2017–2019 hingga 2022–2024. Pada periode itu, AI belum digunakan secara luas di dunia kerja.

Sebaliknya, tingkat pengangguran pekerja senior di sektor yang sama justru stabil, bahkan sedikit menurun.

Sejumlah ekonom lain juga menyatakan AI belum terbukti menyebabkan hilangnya banyak pekerjaan. Mereka menilai AI justru bisa membuka peluang kerja baru.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB