Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memadamkan api karhutla (Foto: Dok. Kementerian Kehutanan)

Petugas memadamkan api karhutla (Foto: Dok. Kementerian Kehutanan)

Jakarta, iNBrita.com Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mulai memengaruhi kesehatan masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah mencatat 66.679 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kondisi tersebut.

BPBD Kalteng menyampaikan data itu melalui akun Instagram @bpbdkalteng pada Jumat (21/8/2026). Kasus ISPA terus menjadi perhatian karena masyarakat menghadapi paparan asap dari karhutla dan kualitas udara yang memburuk.

Kalteng Catat Ribuan Titik Panas

BPBD Kalteng mencatat 2.892 titik panas atau hotspot di seluruh wilayah Kalimantan Tengah hingga Kamis (20/8) pukul 18.00 WIB.

Pada periode yang sama, petugas mencatat 67 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 268,07 hektare.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus menangani kebakaran tersebut. Sebanyak 10.700 personel gabungan turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman dan penanganan karhutla.

Baca Juga :  Delapan Manfaat Kucing Bagi Kesehatan Fisik Mental

Petugas juga mengoperasikan lima unit helikopter dan satu unit pesawat untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC).

Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara

Karhutla juga membawa dampak terhadap kualitas udara. Asap kebakaran dapat mengganggu sistem pernapasan masyarakat, terutama ketika konsentrasi polutan meningkat.

Di Palangka Raya, kualitas udara mencapai level yang sangat buruk pada Rabu (19/8). Data Air Quality Index (AQI) menunjukkan angka 487.

Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa ISPA menyerang saluran pernapasan bagian atas dan bawah, mulai dari hidung, tenggorokan, sinus, bronkus, hingga paru-paru.

Berbagai agen dapat memicu ISPA, termasuk virus, bakteri, dan jamur. Selain itu, masyarakat juga dapat mengalami gangguan pernapasan ketika menghirup udara yang tercemar asap dan polutan dalam jumlah tinggi.

Baca Juga :  BRIN Kaji Manfaat Kratom bagi Penderita Diabetes

Masyarakat Perlu Mengenali Gejala ISPA

Masyarakat perlu mengenali gejala ISPA agar dapat segera mengambil langkah yang tepat ketika mengalami gangguan kesehatan.

Gejala yang dapat muncul meliputi:

  • Batuk
  • Hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Sesak napas atau sulit bernapas
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Tubuh lemas atau mudah lelah
  • Suara serak atau kehilangan suara
  • Pilek atau nyeri sinus
  • Mual, muntah, atau diare
  • Nafsu makan menurun

Dengan tingginya kasus ISPA dan aktivitas karhutla yang masih berlangsung, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga perlu memperhatikan kualitas udara dan kondisi kesehatan, terutama ketika asap kebakaran kembali menyelimuti permukiman.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua
Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya
Jalan NTT Pulih, Listrik Kembali Normal Pascagempa
Kemensos Kirim 48 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi
Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Indonesia
Perpres Ojol Segera Terbit, Pengemudi Jadi Usaha Mikro
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Jalan NTT Pulih, Listrik Kembali Normal Pascagempa

Berita Terbaru

Foto: Presiden Direktur PTFI Tony Wenas

Nasional

Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua

Jumat, 21 Agu 2026 - 22:00 WIB

Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan di Jakarta.(Foto: Ilyas Fadilah/detikcom)

Nasional

Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:00 WIB

Investor asing kembali membeli saham BBRI saat IHSG menguat 0,52% pada sesi I perdagangan Jumat (21/8/2026).(Foto: Ari Saputra/detikFoto)

Ekonomi

Asing Borong Saham BBRI, IHSG Naik 0,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 20:00 WIB

Sepatu anak Honda Civic Type R hasil kolaborasi Honda dan Achilles hadir dengan desain sporty khas Type R serta pilihan warna menarik.(Foto: Doc. Achilles)

Teknologi

Honda Civic Type R Hadir dalam Sepatu Anak Jepang

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:00 WIB

Petugas memadamkan api karhutla (Foto: Dok. Kementerian Kehutanan)

Nasional

Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:00 WIB