BRIN Kaji Manfaat Kratom bagi Penderita Diabetes

BRIN Kaji Manfaat Kratom bagi Penderita Diabetes

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tanaman Kratom. (AP Photo)

Foto: Tanaman Kratom. (AP Photo)

Jakarta, iNBrita.com  – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan studi mengenai kratom untuk mengkaji potensi pemanfaatannya di bidang kesehatan. Saat ini, lembaga tersebut memfokuskan riset pada pengujian kratom sebagai kandidat terapi pendukung diabetes melalui uji laboratorium dan pengamatan pada hewan.

Kepala Pusat Riset Vaksin dan Obat Organisasi Riset Kesehatan BRIN, Masteria Yunovilsa Putra, menyebut hasil awal menunjukkan indikasi penurunan kadar gula darah pada sejumlah pengguna kratom. Karena itu, tanaman herbal tersebut mulai menarik perhatian kalangan ilmuwan kesehatan.

“Secara empiris terdapat laporan dari masyarakat di Kalimantan yang memiliki riwayat diabetes dan mengonsumsi kratom. Dari pengamatan awal, kondisi gula darah mereka disebut mengalami perbaikan,” ujar Masteria, dikutip dari laman BRIN, Kamis (14/5/2026).

BRIN memuat hasil kajian tersebut dalam publikasi BRIN Insight Every Friday (BRIEF) edisi 133 bertema Kratom: Traditional Uses vs Modern Applications yang terbit pada September 2024. Dalam laporan itu, lembaga riset tersebut mengulas pemanfaatan tradisional sekaligus peluang penggunaan kratom untuk kebutuhan medis modern.

Kratom Tumbuh di Asia Tenggara

Tanaman kratom atau Mitragyna speciosa tumbuh secara alami di kawasan Asia Tenggara, terutama Kalimantan, Malaysia, dan Thailand. Tumbuhan dari keluarga Rubiaceae ini juga memiliki hubungan kekerabatan dengan kopi. Warga di sejumlah daerah mengenalnya dengan nama ketum, purik, kedamba, dan kedemba.

Pemerintah Indonesia turut mengatur tata kelola pemanfaatan serta perdagangan komoditas tersebut melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 Tahun 2024. Selain itu, eksportir dalam negeri juga mengirim hasil produksi kratom ke pasar Amerika Serikat dan Eropa.

Selama bertahun-tahun, masyarakat mengolah daun kratom dengan cara mengeringkan lalu menyeduhnya sebagai minuman herbal. Selain itu, warga percaya tanaman tersebut mampu membantu meredakan nyeri otot, diare, batuk, hingga meningkatkan stamina dan suasana hati.

Kandungan Alkaloid Jadi Sorotan

BRIN mengungkap daun kratom mengandung lebih dari 40 senyawa alkaloid. Sejauh ini, ilmuwan paling banyak mengkaji mitragynine, paynantheine, speciogynine, 7-hydroxymitragynine, dan speciociliatine.

Menurut Masteria, tim ilmuwan memusatkan perhatian pada mitragynine dan 7-hydroxymitragynine karena kedua zat tersebut menunjukkan potensi efek analgesik dan antiinflamasi. Oleh sebab itu, kajian farmakologis terhadap dua kandungan tersebut terus berlanjut.

“Penelitian yang kami lakukan menunjukkan ekstrak dan alkaloid kratom memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan, termasuk potensi sebagai pendamping terapi kanker,” jelasnya.

Selain mengamati efek antiinflamasi, BRIN juga menguji kemampuan ekstrak kratom dalam meredakan nyeri. Dari

BRIN Teliti Risiko Ketergantungan

Tidak hanya menyoroti manfaatnya, BRIN juga menelaah aspek keamanan penggunaan kratom, termasuk potensi ketergantungan dan gejala putus obat.

Bahkan, dalam beberapa pengujian, para ilmuwan menemukan zat aktif dari kratom mampu membantu mengurangi gejala putus obat pada kelompok yang sebelumnya menggunakan morfin. Meski demikian, BRIN menegaskan perlunya riset lanjutan guna memastikan keamanan penggunaan dalam jangka panjang.

Di tingkat internasional, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui Expert Committee on Drug Dependence (ECDD) juga terus memantau perkembangan studi mengenai kratom. Pada 2021, WHO melakukan kajian awal terhadap tanaman tersebut.

Hasil evaluasi menunjukkan belum terdapat cukup bukti untuk membawa kratom ke tahap tinjauan kritis. Namun demikian, WHO tetap melanjutkan pemantauan dan penelitian guna mengkaji potensi manfaat maupun risiko penggunaannya di masa mendatang.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya
3 Jenis Teh Herbal, Manfaat dan Risiko Kesehatannya
Handuk Kotor Bisa Picu Masalah Kulit dan Kesehatan
7 Sayuran Tinggi Kalsium, Bantu Jaga Tulang Kuat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:00 WIB

7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Katarak pada Usia Muda, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan.

Nasional

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 04:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perketat Penanganan Karhutla di Tahura Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire gratis dengan hadiah diamond, skin senjata, dan item menarik untuk pemain FF.( Foto AI INBRTA)

Game

Kode Redeem FF Gratis 17 Oktober 2026, Coba 14 Kode

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan bonus login 18K dan diklaim bisa dicairkan ke saldo DANA. Klaim pencairan tersebut masih perlu diverifikasi. ( AI INBRITA)

Game

Game Susun Buah Bonus Login 18K, Bisa Cair?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB