Jakarta , iNBrita.com — Banjir bandang menerjang kawasan Sungai Trishuli, Nepal, pada Rabu (26/8). Arus deras membawa lumpur, puing-puing, dan material bangunan hingga menghancurkan sejumlah rumah di sekitar sungai.
Di tengah bencana tersebut, sebuah rumah berwarna hijau justru tetap berdiri kokoh. Air bah mengalir deras mengelilingi bangunan itu, sementara arus menghantam berbagai bangunan lain di sekitarnya hingga roboh dan terseret.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan dahsyatnya banjir tersebut. Dalam video itu, warga melihat beberapa bangunan di sekitar rumah hijau runtuh satu per satu akibat terjangan air.
Kondisi penghuni rumah sempat membuat warganet cemas. Beberapa orang terlihat bertahan di balkon ketika banjir mengepung bangunan tersebut. Saat itu, publik belum mengetahui identitas maupun kondisi mereka.
Video lain kemudian menunjukkan kabar yang lebih melegakan. Para penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dan tetap bertahan di dalam bangunan yang masih berdiri kokoh.
Peristiwa tersebut menarik perhatian jutaan pengguna media sosial. Banyak warganet merasa kagum melihat rumah hijau itu mampu menghadapi derasnya arus, sementara bangunan lain di sekitarnya mengalami kerusakan berat.
Sejumlah warganet bahkan memuji orang yang membangun rumah tersebut. Mereka menilai kekuatan konstruksi kemungkinan membantu bangunan itu bertahan menghadapi terjangan banjir.
Banjir bandang Nepal menarik perhatian dunia setelah masyarakat menyebarkan berbagai rekaman bencana melalui media sosial. Arus air yang sangat deras menghancurkan rumah, merusak bangunan, dan membawa berbagai material dalam waktu singkat.
Namun, rumah hijau tersebut menghadirkan pemandangan berbeda. Bangunan itu tetap berdiri di tengah lumpur dan reruntuhan, sekaligus menjadi salah satu kisah yang menarik perhatian publik setelah bencana menerjang kawasan tersebut.
(eny)









