Home / Kesehatan

Sabtu, 20 November 2021 - 17:04 WIB

Lama Durasi dan Teknik Sikat Gigi yang Ideal

Inbrita, Jakarta -Selama ini tidak ada acuan pasti waktu yang dibutuhkan untuk menggosok gigi agar mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, dokter gigi dan peneliti percaya untuk menghilangkan plak gigi, durasi menggosok gigi butuh waktu lama.

Tujuan utama sikat gigi adalah menghilangkan mikroba atau plak gigi dari permukaan gigi. Plak ini merupakan akumulasi bakteri, jamur dan virus yang hidup bersama dalam biofilm mikroba. Biofilm bisa sangat lengket dan hanya berhasil dihilangkan dengan menyikat.

Faktanya, biofilm plak dapat tumbuh kembali di gigi dalam beberapa jam setelah menyikat gigi. Itulah mengapa sikat gigi sebaiknya dilakukan dua kali sehari.

Tidak menyikat gigi dengan benar atau terlalu lama dapat menyebabkan tingkat plak yang lebih tinggi, yang pada akhirnya dapat mengaktifkan respons kekebalan tubuh dan menyebabkan gangguan peradangan dalam mulut.

Baca juga :   Nyeri Tubuh Berulang? Kenali Penyebab dan Solusinya

Meski tidak menyakitkan, tetapi peradangan sering menyebabkan gusi berdarah hingga terkadang bau mulut. Biolfilm juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Teknik tepat sikat gigi
Berdasar bukti penelitian menghabiskan hingga empat menit setiap kali sikat gigi dapat menghasilkan gigi yang lebih bersih. Waktu menyikat yang lebih lama ini untuk membersihkan gigi dengan lebih efektif dan menjangkau tempat-tempat yang sulit dijangkau.

Namun, tetap perlu diperhatikan agar tidak menyikat gigi lebih dari dua kali sehari, menyikat terlalu keras, dan menggunakan pasta gigi yang abrasif. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan gusi, terutama bila menggunakan sikat gigi dengan bulu yang keras atau pasta gigi abrasif.

Meski ada banyak teknik untuk sikat gigi, rekomendasi para dokter gigi adalah teknik “Bass” modifikasi. Teknik ini membersihkan bawah garis gusi di mana area plak gigi pertama kali terbentuk dan kemungkinan besar menyebabkan peradangan.

Baca juga :   Glutafield Diformulasikan untuk Menjaga Kestabilan Gula Darah

Teknik ini mesti dibarengi menyikat gigi dengan lembut agar tidak merusak jaringan keras dan lunak di dalam mulut.

Selain sikat gigi, studi telah menemukan bahwa kerusakan gigi dan radang gusi dapat dikurangi dengan pembersihan interdental melalui flossing atau benang gigi.

Cara menggunakan benang gigi yang paling efektif adalah dengan menggeser benang di antara gusi dan gigi dan menahannya pada gigi, sehingga benang “memeluk gigi”. Lalu, menggosok sepanjang permukaan gigi dengan gerakan naik turun yang lembut di bawah garis gusi.

Sumber: CNN Indonesia

Berita ini 71 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dokter mengatakan qrang duduk lama di depan komputer, menggambarkan risiko kesehatan akibat gaya hidup sedentari.

Kesehatan

Dokter Ungkap Duduk Lama Picu Risiko Serangan Jantung
Warga mengenakan masker saat menyeberang jalan di New York

Kesehatan

Super Flu New York Picu Lonjakan Rawat Inap
Aneka buah dan bahan alami seperti anggur, delima, lemon, semangka, basil, dan kacang merah untuk menjaga kesehatan ginjal.

Kesehatan

Makanan Alami untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Kesehatan

Minuman Herbal Ampuh untuk Membersihkan Ginjal Anda
Pasien memeriksa sensor gula darah FreeStyle Libre Abbott

Kesehatan

FDA Minta Hentikan Sensor Gula Darah Abbott
Ilustrasi seseorang mengalami gangguan kesehatan setelah Lebaran seperti sakit perut dan kelelahan

Kesehatan

Dampak Kesehatan yang Sering Muncul Setelah Libur Lebaran
Seorang perempuan memakai masker sedang batuk sambil memegang dada.

Kesehatan

Dahak Berdarah: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya
Minuman sereal Glutafield disajikan dalam gelas dengan biji-bijian alami sebagai sumber nutrisi pengatur gula darah.

Kesehatan

Glutafield Diformulasikan untuk Menjaga Kestabilan Gula Darah