Bank Indonesia Perpanjang Jadwal Penukaran Uang Rupiah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penukaran uang di Bank Indonesia. Foto: Ari Saputra

Ilustrasi penukaran uang di Bank Indonesia. Foto: Ari Saputra

Bank Indonesia Perpanjang Jadwal dan Tambah Kuota Penukaran Uang Rupiah

Jakarta, iNBrita.com – Bank Indonesia (BI) memperpanjang jadwal dan menambah kuota pemesanan penukaran uang rupiah dalam program Semarak Rupiah Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 karena masyarakat menunjukkan minat tinggi. Selain itu, BI meningkatkan layanan agar masyarakat lebih mudah melakukan penukaran.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa BI menyiapkan peningkatan kuota dan memperpanjang jadwal penukaran melalui aplikasi PINTAR.

  • Untuk wilayah Jawa, masyarakat dapat memesan mulai 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis.

  • Sementara itu, wilayah luar Jawa dapat memesan mulai 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB sampai kuota terpenuhi.

BI menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp 185,6 triliun. Di samping itu, BI menyediakan Rp 8,6 triliun untuk layanan penukaran paket Rp 5,3 juta per orang, yang tersedia di 2.883 titik dengan 8.755 layanan BI dan perbankan di seluruh Indonesia.

Cara Menukar Uang Baru melalui PINTAR

  1. Akses PINTAR – Kunjungi pintar.bi.go.id. Jika antrean penuh, sistem menempatkan Anda di waiting room sambil menampilkan estimasi waktu dan lokasi penukaran real-time.

  2. Pilih Layanan – Klik menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.

  3. Tentukan Lokasi – Pilih provinsi yang diinginkan, lalu klik “Lihat Lokasi”.

  4. Pilih Jadwal Penukaran – Tentukan jam kedatangan dan klik tombol hijau “Pilih”.

  5. Isi Data Pemesan – Masukkan NIK, nama, nomor telepon, dan email, kemudian klik “Lanjutkan”.

  6. Masukkan Nominal Penukaran – Isi jumlah uang yang ingin ditukar, ketik captcha, lalu klik “Pesan”.

  7. Periksa Bukti Pemesanan – Pastikan semua data sudah benar. Setelah itu, unduh bukti pemesanan.

  8. Bawa Bukti dan KTP – Cetak atau simpan soft copy, kemudian bawa bukti dan KTP asli saat menukar uang.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian turun pada Sabtu, 24 Oktober 2026.(Foto : CNBC Indonesis/Trisusilo)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS Turun

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:00 WIB

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB