Dolar AS Menguat Rupiah Mendekati Level Rp 18000

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pergerakan kurs dolar AS yang menguat terhadap rupiah di pasar valuta asing.(Ilustrasi/Foto: Andhika Prasetia)

Ilustrasi pergerakan kurs dolar AS yang menguat terhadap rupiah di pasar valuta asing.(Ilustrasi/Foto: Andhika Prasetia)

Jakarta, iNBrita.com – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah. Mata uang AS bahkan mendekati level Rp 18.000 per dolar.

Data Investing pada Kamis (28/5/2026) menunjukkan dolar AS sempat menyentuh Rp 17.949. Dalam perdagangan harian, nilai tukar bergerak di kisaran Rp 17.772 hingga Rp 17.995.

Data Google Finance juga mencatat dolar AS berada di level Rp 17.904 pada pukul 04.00 UTC. Namun, kemudian dolar AS bergerak ke Rp 17.850 dan menguat sekitar 0,37%.

Pengamat komoditas dan mata uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa kombinasi sentimen eksternal dan domestik menekan rupiah. Ia menegaskan investor lebih memilih aset safe haven seperti dolar AS.

Baca Juga :  Cara Cepat Klaim DANA Kaget dan Hindari Penipuan

“Tekanan terhadap rupiah berasal dari faktor eksternal dan internal yang muncul bersamaan,” ujar Ibrahim.

Dari sisi eksternal, pasar memantau meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Amerika Serikat dan Iran kembali mengalami eskalasi konflik. Kondisi ini memicu kekhawatiran gangguan distribusi energi global, terutama di jalur perdagangan minyak Selat Hormuz.

Selain itu, pasar memperkirakan Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Ekspektasi ini menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Harga energi yang tinggi juga mendorong inflasi global dan membatasi ruang pelonggaran kebijakan The Fed.

Baca Juga :  Pj. Bupati Kerinci Asraf Hadiri Puncak Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2024

“Kondisi ini mendorong arus modal asing keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia,” kata Ibrahim.

Dari sisi domestik, permintaan dolar AS meningkat untuk kebutuhan impor minyak, pembayaran dividen, dan pelunasan utang jatuh tempo. Pelaku pasar juga memantau kondisi fiskal Indonesia serta efektivitas program pemerintah yang memengaruhi kepercayaan investor.

Ibrahim menilai tekanan dari faktor eksternal dan internal terjadi secara bersamaan. Ia menyebut kondisi ini membuat Bank Indonesia kesulitan menstabilkan rupiah, meski tetap melakukan intervensi di pasar valuta asing.

“Bank Indonesia sudah melakukan intervensi maksimal, tetapi tekanan pasar masih sangat besar,” ujarnya.

(VVR*)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Menguat Ditopang Saham Konglomerat Besar
Penjualan Nissan Indonesia Anjlok Tajam Dalam Enam Tahun
Dolar AS Menguat Tipis Rupiah Melemah Hari Ini
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Mei 2026
Desa Benteng Bogor Sukses Kembangkan Wisata Edukasi Pertanian
Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan Emas Internasional
Rupiah Melemah Tekan Industri Nasional Masuk Mode Bertahan
Agen BRILink Ubah Hidup Tatang Jadi Lebih Sejahtera
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

IHSG Menguat Ditopang Saham Konglomerat Besar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:00 WIB

Penjualan Nissan Indonesia Anjlok Tajam Dalam Enam Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

Dolar AS Menguat Tipis Rupiah Melemah Hari Ini

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Mei 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:00 WIB

Dolar AS Menguat Rupiah Mendekati Level Rp 18000

Berita Terbaru

Ilustrasi seorang pria yang sedang tidur nyenyak di kamar tidur pada malam hari(Getty Images/iStockphoto/kaipong)

Kesehatan

Bahaya Jadwal Tidur Tidak Teratur bagi Jantung

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Pompa minyak beroperasi di tengah cuaca cerah, mencerminkan dinamika industri energi global di tengah fluktuasi harga minyak dunia.(Foto: AFP)

Internasional

Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Foto: IHSG sesi I anjlok 7,34% ke 8.321 pada perdagangan Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

IHSG Menguat Ditopang Saham Konglomerat Besar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Grafik menunjukkan penurunan penjualan mobil Nissan di Indonesia dalam enam tahun terakhir.(Nissan. Foto: Ari Saputra)

Ekonomi

Penjualan Nissan Indonesia Anjlok Tajam Dalam Enam Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh bersama Bupati Bungo dan Bupati Kerinci saat membahas pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta, Jumat (29/5).(fhoto :Prokopim Kota Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH

Sungai Penuh Dukung Rute Batik Air Muara Bungo–Jakarta

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB