Indonesia Buka Peluang Ekspor Beras ke Malaysia Senilai Rp2 Triliun
Jakarta, iNBrita.com — Indonesia membuka peluang ekspor beras ke Malaysia dengan nilai yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2 triliun. Rencana ini mencakup pengiriman hingga 200 ribu ton beras yang saat ini masih dalam tahap negosiasi antara kedua negara.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa pihaknya menghitung nilai transaksi tersebut berdasarkan asumsi harga beras sekitar Rp10.000 per kilogram. Dengan perhitungan tersebut, total nilai ekspor berpotensi mencapai sekitar Rp2 triliun apabila volume pengiriman mencapai 200 ribu ton.
Bulog dan pihak Malaysia saat ini masih membahas harga dalam proses negosiasi. Kedua pihak bahkan sudah memasuki tahap kedua perundingan untuk mencari kesepakatan yang sesuai.
Permintaan Beras Global Meningkat
Rizal menyampaikan bahwa permintaan beras di pasar global saat ini meningkat. Sejumlah negara seperti Thailand dan Vietnam juga bersaing memenuhi kebutuhan impor berbagai negara. Dalam kondisi tersebut, Indonesia melihat peluang untuk memperluas pasar ekspor berasnya, bahwa Malaysia tidak memiliki masalah dengan kualitas beras Indonesia..
Ia mengungkapkan bahwa Malaysia mengajukan harga di bawah Rp10.000 per kilogram, sementara Indonesia menilai harga tersebut terlalu rendah. Sebagai perbandingan, harga beras dalam negeri sudah lebih tinggi, seperti SPHP di Rp12.500 per kilogram dan beras premium dengan HET sekitar Rp14.500 per kilogram. Bulog menawarkan harga ekspor di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram. Indonesia berharap negosiasi dapat menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan.
(eny)









