Harga Emas Dunia Turun Dua Hari Beruntun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas batangan menjadi pilihan investasi di tengah pelemahan harga emas dunia

Emas batangan menjadi pilihan investasi di tengah pelemahan harga emas dunia

Jakarta, iNBrita.com Harga emas dunia turun pada perdagangan kemarin, memperpanjang pelemahan menjadi dua hari berturut-turut.

Pada Selasa (21/4/2026), pelaku pasar menutup harga emas spot di level US$ 4.733,8 per troy ons. Angka ini turun 1,81% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak 8 April, atau hampir dalam dua pekan terakhir.

Selama dua hari terakhir, harga emas sudah terkoreksi total 2,06%.

Ketidakjelasan kabar perdamaian di Timur Tengah menekan harga emas. Bloomberg News melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan akan menahan serangan ke Iran hanya jika Iran mengajukan proposal damai baru dan kedua pihak dapat menyelesaikan pembicaraan.

Sementara itu, Iran masih menutup Selat Hormuz. Pemerintah di Teheran menegaskan akan mempertahankan langkah tersebut hingga Amerika Serikat membuka blokade kapal yang keluar-masuk Iran.

Sejak konflik di Timur Tengah pecah pada akhir Februari, harga emas telah merosot lebih dari 10%.

Baca Juga :  Prabowo Soroti Sampah Bali, Pemerintah Bentuk Satgas Pantai

Ahmad Assiri, analis dari Pepperstone Group Ltd, menegaskan bahwa pasar saat ini menunggu kejelasan atau perubahan nyata dalam kondisi makroekonomi.

Di sisi lain, harga minyak dunia justru melonjak akibat meningkatnya tensi geopolitik. Harga minyak Brent naik 3,14% ke level US$ 98,48 per barel.

Jika situasi tidak membaik, harga energi berpotensi terus naik. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan inflasi dan menyulitkan bank sentral untuk menurunkan suku bunga acuan.

Karena emas tidak memberikan imbal hasil, investor cenderung kurang tertarik memegang emas ketika suku bunga masih tinggi.

Analisis Teknikal

Untuk perdagangan Rabu (22/4/2026), harga emas masih berada dalam zona bearish berdasarkan perspektif harian.

Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di level 48, yang menunjukkan kecenderungan bearish, meskipun belum terlalu kuat karena posisinya masih dekat dengan level netral 50.

Baca Juga :  Masih Beredar Rokok Ilegal di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci

Sementara itu, indikator Stochastic RSI 14 hari berada di level 33, yang mengindikasikan tekanan jual cukup kuat.

Meski demikian, harga emas masih memiliki peluang untuk naik dalam jangka pendek. Target resistance terdekat berada di US$ 4.787 per troy ons, yang bertepatan dengan Moving Average (MA) 5.

Pelaku pasar juga perlu mencermati pivot point di US$ 4.796 per troy ons. Jika harga menembus level ini, emas berpotensi naik ke kisaran US$ 4.830–4.870 per troy ons, dengan target optimistis di US$ 4.959 per troy ons.

Sebaliknya, jika harga kembali turun, level US$ 4.711 per troy ons menjadi support terdekat. Jika level ini tertembus, harga berisiko turun lebih lanjut ke US$ 4.704 per troy ons.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat
BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya
Cara Cek STNK Asli Sebelum Beli Kendaraan Bekas
Korupsi MBG, Pengadaan Motor Listrik Rp1 Triliun Disorot
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:00 WIB

BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat

Berita Terbaru

Tampilan BYD M6 sebagai MPV listrik dengan desain modern dan fitur canggih di Indonesia.( Foto: Andhika Prasetia )

Teknologi

Harga BYD M6 Bekas Indonesia Turun atau Stabil

Sabtu, 6 Jun 2026 - 18:00 WIB

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang melemah memicu minat masyarakat pada investasi valas.(Foto : CNN Indonesia/Safir Makki).

Ekonomi

Rupiah Melemah Tajam, Waktunya Investasi Valas Sekarang?

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:00 WIB

Foto: Hiace saat dievakuasi usai terlibat kecelakaan (Dok Ditlantas Polda Riau)

Daerah

Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:00 WIB

Foto: Ilustrasi Hipertensi Naik. (Pexels)

Kesehatan

Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:00 WIB

Tampilan emas batangan Antam, UBS, dan Galeri 24 yang dijual di Pegadaian. Pada 6 Juni 2026, harga emas tercatat turun di semua ukuran.( Investor Daily/David Gita Roza
)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun Hari Ini Antam UBS

Sabtu, 6 Jun 2026 - 14:00 WIB