Indonesia Raih Swasembada Beras, Dunia Terkagum

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustasi beras ( foto pexels .com )

ilustasi beras ( foto pexels .com )

Jakarta, iNBrita.com  – Indonesia berhasil mencapai swasembada beras. Prestasi ini menarik perhatian dunia. Akibatnya, negara-negara maju seperti Jepang, Kanada, hingga Rusia datang ke Indonesia untuk mempelajari strategi pertanian yang membuat negeri ini mandiri dalam produksi pangan pokok.

Pengakuan Internasional

Indonesia Raih Swasembada Beras, Dunia Terkagum sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan bahwa keberhasilan Indonesia diakui secara global. FAO bahkan memberikan penghargaan dua kali dalam dua tahun terakhir sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian ini.

Delegasi dari Jepang, Kanada, Chile, Belarus, Australia, dan Rusia datang untuk mempelajari kebijakan serta praktik pertanian Indonesia. “Menariknya, negara-negara maju itu pertama kali datang langsung ke Indonesia untuk belajar,” ujar Amran pada 21 Januari 2026.

Lompatan Produksi Beras

Negara-negara tersebut ingin mengetahui rahasia lompatan Indonesia menjadi produsen beras terbesar kedua di dunia. Laporan Food Outlook Juni 2025 dari FAO mencatat Indonesia menempati posisi kedua global dalam peningkatan produksi beras selama dua tahun terakhir, dengan pertumbuhan 4,5%. Brasil menempati posisi pertama dengan pertumbuhan 14,7%.

Amran menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari peran aktif para bupati di seluruh Indonesia dalam mengawal produksi dan distribusi pangan. “Para bupati berkontribusi besar hingga harga beras dunia turun dari 660 dolar AS per ton menjadi 368 dolar AS, turun 44 persen,” ujarnya.

Produksi dan Stok Nasional

Pada 2025, Indonesia memproduksi 34,71 juta ton beras. Jumlah ini melebihi kebutuhan konsumsi nasional sebesar 31,19 juta ton atau sekitar 111,2%. Selain itu, stok beras nasional kini mencapai level tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1969. Kondisi ini menempatkan Indonesia di posisi strategis dalam peta pangan dunia dan membuat negara terbebas dari ketergantungan impor.

Fondasi Kedaulatan Pangan

“Seluruh rakyat Indonesia patut bangga, karena kita tidak perlu lagi mengimpor beras,” tegas Amran. Ia menambahkan bahwa swasembada pangan menjadi fondasi kedaulatan bangsa. Dengan memperhatikan pertanian, pemerintah menjaga kehidupan ratusan juta masyarakat yang bergantung pada pangan.

“Memperhatikan pertanian sama artinya dengan memperhatikan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026, Pengorbanan Prajurit TNI Jadi Sorotan Nasional
Jokowi Tempuh Jalur Hukum, Pulihkan Nama Baik soal Ijazah
Kopi Indonesia Dilirik Swiss, Potensi Ekspor Capai 10 Ton
Biaya Listrik Rumah Naik? Ini Penjelasan dan Solusinya
Pengajuan PIP Kemenag Tahap II 2026 Dibuka, Ini Caranya
Puluhan Karangan Bunga Dukungan Berjejer di Mabes Polri
Bareskrim Bongkar Penyadapan Ilegal, Tiga Orang Jadi Tersangka
Yusril Soroti Penyadapan Prabowo, Polri Telusuri Aktor Intelektual
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 03:00 WIB

Karhutla 2026, Pengorbanan Prajurit TNI Jadi Sorotan Nasional

Jumat, 6 November 2026 - 02:00 WIB

Jokowi Tempuh Jalur Hukum, Pulihkan Nama Baik soal Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 21:00 WIB

Kopi Indonesia Dilirik Swiss, Potensi Ekspor Capai 10 Ton

Kamis, 5 November 2026 - 18:00 WIB

Biaya Listrik Rumah Naik? Ini Penjelasan dan Solusinya

Kamis, 5 November 2026 - 17:00 WIB

Pengajuan PIP Kemenag Tahap II 2026 Dibuka, Ini Caranya

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Cesar Olmedo/File Photo Purchase Licensing Rights

Internasional

Krisis Bank Guncang Paraguay, Presiden Pena Mundur

Jumat, 6 Nov 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi dampak media sosial terhadap kesehatan mental. ( Foto AI INBRITA)

Kesehatan

Mengakses Media Sosial Berlebihan Ganggu Kesehatan Jiwa

Jumat, 6 Nov 2026 - 04:00 WIB

Jokowi menunjukkan ijazah SD hingga perguruan tinggi saat bersaksi dalam sidang kasus ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo. (Antara Foto/Fakhri Hermansyah)

Nasional

Jokowi Tempuh Jalur Hukum, Pulihkan Nama Baik soal Ijazah

Jumat, 6 Nov 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi aplikasi Block Pop

Teknologi

Block Pop Penghasil Uang , Begini Cara Mendapatkan DANA

Jumat, 6 Nov 2026 - 01:00 WIB