Iran – AS bahas potensi konflik meningkat

Iran - AS bahas potensi konflik meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Bendera Iran dan Amerika (Dok. Chat Gpt)

Foto: Ilustrasi Bendera Iran dan Amerika (Dok. Chat Gpt)

Jakarta, iNBrita.com — Ketegangan antara Iran dan United States kembali meningkat. Iran memperingatkan kemungkinan besar terjadinya konflik baru karena proses perundingan damai kembali mengalami kebuntuan.

Wakil Inspektur Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohammad Jafar Asadi, menilai Amerika Serikat tidak menjalankan komitmennya secara konsisten. Ia juga menyebut bahwa AS menolak proposal terbaru yang Iran ajukan. Asadi kemudian menegaskan bahwa situasi saat ini membuka peluang terjadinya konflik baru.

Baca Juga :  Suzuki Burgman 400 2026 Tampil Elegan di Thailand

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyampaikan ketidakpuasannya terhadap proposal damai terbaru dari Iran. Ia menjelaskan bahwa Amerika Serikat menghadapi dua pilihan utama dalam menyikapi situasi tersebut.

Pertama, ia mempertimbangkan opsi serangan besar-besaran untuk melemahkan Iran secara menyeluruh. Namun demikian, ia tetap memilih opsi kedua, yaitu melanjutkan perundingan sebagai upaya penyelesaian konflik.

Baca Juga :  Kalbu Keluarga Besar Pondok Tinggi Nyatakan Dukungan Untuk Antos-Lendra

Ia juga menegaskan bahwa dirinya lebih mengutamakan pendekatan kemanusiaan dengan menghindari penggunaan kekuatan militer. Meski begitu, ia tetap membuka kedua opsi tersebut sesuai perkembangan situasi.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat menghentikan proses negosiasi. Setelah itu, Iran mengirimkan proposal baru untuk membuka kembali jalur perundingan. Dengan demikian, kedua pihak masih melanjutkan proses diplomatik meskipun hasilnya belum pasti

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026 dengan Ilustrasi
Iran Klaim 52 Kapal Tembus Blokade Laut AS
Perang Iran-AS-Israel Sebabkan Krisis Ekonomi Dunia Meluas
Ester Wardoyo Bawa Indonesia Juara Grup Uber Cup
Indonesia Tersingkir Usai Kalah Telak dari Prancis
Putin Puji Keberanian Iran Hadapi Serangan AS Israel
AS dan Iran Kembali Bersitegang di PBB Soal Nuklir
Chelsea Kembali Bangkit dan Lolos ke Final Piala FA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:00 WIB

Iran – AS bahas potensi konflik meningkat

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026 dengan Ilustrasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

Iran Klaim 52 Kapal Tembus Blokade Laut AS

Kamis, 30 April 2026 - 03:00 WIB

Perang Iran-AS-Israel Sebabkan Krisis Ekonomi Dunia Meluas

Rabu, 29 April 2026 - 07:00 WIB

Ester Wardoyo Bawa Indonesia Juara Grup Uber Cup

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Bendera Iran dan Amerika (Dok. Chat Gpt)

Internasional

Iran – AS bahas potensi konflik meningkat

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:00 WIB

Foto: Getty Images/iStockphoto/AmnajKhetsamtip

Pendidikan

Hal yang Tidak Dilakukan Orang Cerdas: Hindari Gosip

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:00 WIB

Ilustrasi buruh pabrik (IST)

Ekonomi

Upah Minimum dan Tantangan Kesejahteraan Buruh di Jambi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi penggunaan WhatsApp (Foto: Freepik)

Teknologi

Cek Daftar HP Android Tak Bisa WhatsApp September 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:00 WIB

ilustrasi Mbah Vano meracik dan menjual jamu di Sungai Penuh.

Ekonomi

Mbah Vano Peracik Jamu Tangguh dari Sungai Penuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:00 WIB