Home / Daerah / Hukrim

Kamis, 7 April 2022 - 21:29 WIB

Kasus Pencurian Kulit Manis Kembali Marak di Desa Pulau Sangkar Kerinci

INBRITA.COM, KERINCI : Dalam sepekan ini kasus pencurian kulit manis kembali marak terjadi dikawasan perladangan masyarakat Desa Pulau Sangkar Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Ria Angraini saat diwawancarai mengatakan,peristiwa hilangnya kulit manis ini suatu duka yang mendalam dialami oleh keluarga nya, bagaimana tidak ada ratusan batang kulit manis berhasil dibawa kabur dalam dua lokasi yang berbeda, lokasi pertama ada sekitar 30 batang lebih di curi, sedangkan lokasi kedua lebih banyak lagi yang hilang, pencuri mengambil kulit manis dengan sistem dikupas langsung dari batang.

“Kami sedih… kulit manis yang ditanam oleh orang tua saya,dari kecil dipelihara,sudah besar dicuri orang…,mba bisa merasakan,betapa sedihnya orang tua saya…karna itu tabungan buat adek saya kuliah”,ujar Ria Angraini (7/4/2022)

Lebih lanjut Ria Angraini berharap kepada Pemerintah Desa, ataupun toke kulit manis di Kabupaten Kerinci, khusus nya Desa Pulau Sangkar, untuk lebih selektif dalam membeli kulit manis, jangan asal beli,tanpa menyelidiki terlebih dahulu asal usul kulit manis.(ES)

Berita ini 769 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Empat Tersangka Pengrusakan Kotak Suara Dipindahkan ke Rutan Sungai Penuh

Daerah

Bahu Jalan Longsor di Penghubung Trans Sungai Beremas – Koto Tengah
Penyerahan penghargaan IGA 2025 kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Kota Berkinerja Sangat Baik

Daerah

Membanggakan, Kaemil Peringkat ke-6 MTQ Tingkat Internasional di Qatar

Daerah

HUT TNI ke-79: Dandim 0417 Kerinci Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Daerah

Ketua DPRD Sungai Penuh Anjangsana ke Panti Asuhan

Daerah

Raih Opini WTP, Pj Bupati Asraf : Atas Semangat dan Kerja Keras Bersama

Daerah

Omset Penjual Daging Sapi Potong di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Menurun