KN Pakai Seragam Pramugari Palsu Bohongi Orangtua

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 iNBrita.com  – Seorang perempuan berinisial KN (23) membuat heboh saat terbang dari Palembang ke Bandara Soekarno-Hatta mengenakan seragam pramugari Batik Air. Namun, ia melakukan itu bukan karena bekerja sebagai pramugari, melainkan untuk menutupi kebohongan kepada orangtuanya.

KN sebelumnya melamar menjadi pramugari Batik Air, tetapi gagal. Karena malu memberi tahu keluarga, ia berbohong bahwa dirinya sudah bekerja di maskapai tersebut. Untuk meyakinkan orangtuanya, ia membeli seragam dan atribut pramugari—termasuk koper berlogo Batik Air dan name tag—dari toko daring.

Pihak Batik Air menegaskan bahwa KN tidak mendapatkan atribut resmi perusahaan, dan perusahaan tidak pernah menyerahkan atribut itu kepada pihak luar.

Kru kabin mulai curiga saat penerbangan Palembang-Jakarta ID 70-508. Mereka melihat “pramugari” duduk di bangku penumpang dengan seragam janggal, terutama bagian rok yang berbeda motifnya. Kru tetap tenang agar penerbangan berjalan aman.

Setelah pesawat mendarat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, petugas Avsec menindaklanjuti dan memeriksa KN, kemudian membawa dia ke Polresta Bandara. Di sana, KN mengaku masih mencari pekerjaan di Jakarta dan hanya ingin mempertahankan cerita bohong kepada keluarganya. Ia awalnya berencana mengganti pakaian di Bandara Palembang, tetapi waktu boarding terlalu mepet sehingga ia naik pesawat mengenakan seragam itu.

Batik Air memastikan KN adalah penumpang sah karena ia membawa boarding pass resmi.

Kasus ini berakhir damai. KN menyerahkan semua atribut yang menyerupai seragam resmi, membuat surat pernyataan, dan merekam video permintaan maaf kepada Batik Air dan Lion Group. Dalam videonya, KN menegaskan dirinya bukan pramugari dan meminta maaf atas tindakannya.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar
Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU
Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik
Kemensos Raih Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum 2026
Menhut Petakan Empat Titik Karhutla di Tanjung Puting
Mutasi Mendadak! Nanang Haryono Kini Jabat Dirpolairud Jambi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Profil Wayan Koster, Gubernur Bali yang Viral Usai Debat di SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Tujuh Pejabat Baru Resmi Dilantik

Berita Terbaru

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan.

Nasional

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 04:00 WIB