Rupiah Melemah Tertekan Dolar AS dan Gejolak Global

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS dipengaruhi kebijakan The Fed dan ketegangan geopolitik global

Pergerakan rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS dipengaruhi kebijakan The Fed dan ketegangan geopolitik global

Jakarta, iNBrita.comRupiah terus menghadapi tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sehingga mata uang Negeri Paman Sam semakin menguat di tengah gejolak perang Timur Tengah yang belum mereda. Data Refinitiv pada Jumat (1/5/2026) menunjukkan bahwa rupiah melemah 0,17% dan ditutup di level Rp17.305 per dolar AS. Sepanjang pekan ini, rupiah juga mencatat penurunan sebesar 0,67% secara point-to-point.

Di kawasan Asia, pelemahan rupiah menempatkannya sebagai mata uang terburuk ketiga. Peso Filipina dan rupee India mencatat pelemahan yang lebih dalam, masing-masing sebesar 0,99% dan 0,69%. Sebaliknya, yen Jepang memimpin penguatan dengan kenaikan 1,47%, sementara won Korea Selatan turut menguat 0,37%.

Baca Juga :  Khasiat Bunga Lawang untuk Kesehatan dan Cara Konsumsinya

Pelaku pasar terus memantau pergerakan dolar AS yang memengaruhi mata uang Asia. Sepanjang pekan ini, indeks dolar (DXY) memang melemah 0,38%. Namun, pada perdagangan Jumat, indeks tersebut justru naik 0,16% ke posisi 98,21. Pergerakan ini mencerminkan perubahan sentimen global yang masih fluktuatif.

Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunga acuan, dan keputusan itu langsung memengaruhi dinamika pasar. Para pengambil kebijakan di The Fed menghasilkan voting 8 berbanding 4, yang menjadi perpecahan terbesar sejak 1992. Perbedaan pandangan ini membuat pelaku pasar semakin berhati-hati dalam membaca arah kebijakan moneter AS ke depan.

Baca Juga :  Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 9 Maret 2026

Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan bahwa pihaknya belum melihat indikasi kenaikan suku bunga meskipun terdapat perbedaan pandangan di internal. Situasi ini juga akan menjadi tantangan bagi Kevin Warsh yang akan segera menjabat sebagai Ketua The Fed berikutnya.

Di sisi lain, konflik geopolitik terus mendorong investor memburu dolar AS sebagai aset aman. Ketegangan antara AS, Israel, dan Iran meningkatkan kekhawatiran pasar, terutama terkait potensi gangguan pasokan energi global. Pemerintah AS bahkan membahas langkah untuk mengantisipasi dampak dari kemungkinan blokade pelabuhan Iran, sehingga ketidakpastian di pasar keuangan global tetap tinggi.

(VVR*)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026
Harga Pertalite Rp18.040, Pertamina Akhirnya Buka Suara
Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga
Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sebelum Membeli
Kelas Menengah RI Turun Kasta, Ini Penyebabnya.
Harga Emas Naik Tajam, Investor Berburu Logam Mulia
Harga Emas Antam Anjlok Tajam Hari Ini, Saatnya Beli?
Harga BBM Naik, Rupiah Melemah, Daya Beli Tertekan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:00 WIB

Harga Pertalite Rp18.040, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga

Senin, 15 Juni 2026 - 13:15 WIB

Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sebelum Membeli

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kelas Menengah RI Turun Kasta, Ini Penyebabnya.

Berita Terbaru

Cara menanam bunga asoka hingga berbunga. Foto: Getty Images/iStockphoto/Bagir Alaydrus.

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Asoka Agar Cepat Berbunga Lebat

Kamis, 18 Jun 2026 - 00:00 WIB

Teheran, Iran. Kesepakatan damai dengan AS membuka peluang masuknya investasi swasta Rp5.000 triliun untuk rekonstruksi pascaperang. (Foto: Reuters)

Internasional

Fantastis, Iran Dapat Dana Rekonstruksi Rp5.000 Triliun

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:00 WIB

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK pada Kamis (18/6/2026). (Dok: PPKGBK)

Nasional

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., menghadiri Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Pawai Obor 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:00 WIB