Peneliti Temukan Karang Raksasa di Kepulauan Solomon

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: National Geographic

Foto: National Geographic

Jakarta, iNBrita.com  – Para peneliti menemukan karang tunggal berukuran sangat besar di Kepulauan Solomon. Mereka menjelajahi perairan hangat Pasifik Selatan dan langsung menyadari bahwa bentuk besar itu bukan paus atau cumi-cumi raksasa, tetapi karang. Ukurannya setara dua lapangan basket.

Tim dokumenter kemudian mengukur karang tersebut. Mereka mencatat lebar 34 meter dan panjang 32 meter. Karang ini bahkan terlihat dari luar angkasa. Tidak seperti terumbu karang pada umumnya, karang ini berdiri sebagai satu individu, bukan kumpulan koloni berbeda.

Dalam foto yang mereka ambil, karang Pavona clavus tersebut tampak seperti gundukan cokelat dengan tonjolan kecil. Selain itu, warnanya menunjukkan bercak kuning, hijau, dan ungu. Para ahli kemudian memperkirakan bahwa karang ini sudah hidup selama ratusan tahun karena pertumbuhannya sangat lambat.

Baca Juga :  UEA Tegaskan Larang Serangan Iran dari Wilayahnya

Manu San Félix, ahli biologi kelautan, menemukan karang ini saat ia mengambil gambar di Pulau Malaulalo. Ia mengatakan bahwa karang tersebut sudah hidup sejak masa Napoleon. Ia datang bersama ekspedisi National Geographic dalam program Pristine Seas untuk mendokumentasikan kehidupan laut.

Marita, Direktur Kebudayaan Kepulauan Solomon, menyambut temuan ini dengan bangga. Ia menegaskan bahwa karang tersebut memiliki makna besar bagi masyarakat lokal. Hingga saat ini, tidak ada catatan yang menunjukkan keberadaan karang tunggal yang lebih besar. Sebelumnya, rekor terbesar berasal dari Samoa Amerika dengan diameter sekitar 22 meter.

Selanjutnya, para ahli memperkirakan masih ada karang besar lain di lautan terpencil. Stacy Jupiter dari Wildlife Conservation Society menjelaskan bahwa manusia baru menjelajahi sekitar lima persen wilayah laut. Karena itu, penemuan-penemuan besar masih sangat mungkin terjadi.

Baca Juga :  Iran Ancam AS Lewat Mural di Teheran

Di sisi lain, kondisi terumbu karang dunia saat ini berada dalam ancaman. Pemanasan global terus meningkatkan suhu air laut dan memicu pemutihan karang. Ketika suhu naik, alga yang menjadi sumber makanan karang pergi. Akibatnya, karang kehilangan energi dan perlahan mati.

Sejak awal 2023, tiga perempat terumbu karang dunia mengalami panas ekstrem. Data tersebut berasal dari National Oceanic and Atmospheric Administration. Meski begitu, karang raksasa di Kepulauan Solomon memberi harapan baru. Temuan ini mengingatkan kita bahwa alam masih menyimpan kekuatan besar yang perlu kita lindungi.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia
Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan
OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis
Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba
Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia
Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:00 WIB

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis

Senin, 8 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi berdoa. Foto: Freepik/jcomp

Khasanah

Bacaan Doa Akhir Tahun Islam Arab Latin Artinya

Senin, 15 Jun 2026 - 04:00 WIB

Skoliosis bukan sekadar masalah postur. Kenali gejalanya sejak dini untuk mencegah risiko yang lebih serius.(dok. MAGNIFIC/jcomp)

Kesehatan

Gejala Skoliosis yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini Sekarang

Senin, 15 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tampilan San Francisco Bay Arena, nama sementara Levi's Stadium selama Piala Dunia 2026, di Santa Clara, California, AS, pada 7 Juni 2026. (AFP/Josh Edelson)

Internasional

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 02:00 WIB

Bunga ageratum biru mekar di taman ( Foto Pexels)

Pendidikan

Tips Menanam Bunga Ageratum di Pekarangan Rumah Sehat

Senin, 15 Jun 2026 - 00:00 WIB

Subaru Sambar Van. Foto: Carscoops

Teknologi

Harga Subaru Sambar Van 2026 Mulai Rp128 Juta

Minggu, 14 Jun 2026 - 20:09 WIB