Petani dan Nelayan Terancam, PLTA Disoal Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Pulau Pandan  Tanjung Merindu menolak PLTA ,yang berdampak buruk terhadap lingkungan ( Foto Heru )

Warga Desa Pulau Pandan Tanjung Merindu menolak PLTA ,yang berdampak buruk terhadap lingkungan ( Foto Heru )

Kerinci, iNBrita.com – Warga Desa Pulau Pandan, Kabupaten Kerinci, mulai mengeluhkan dampak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) oleh PT KMH.

Mereka menyatakan debit air yang mengalir ke lahan pertanian dan kolam ikan kini berkurang drastis, sehingga menganggu mata pencaharian mereka.

Sejak pembangunan pintu air proyek PLTA dimulai tahun lalu, aliran Sungai Tanjung Merindu yang sebelumnya deras kini menyusut.

Kondisi ini mengganggu aktivitas warga yang menggantungkan hidup sebagai petani dan pengelola perikanan.

“Sejak proyek PLTA KMH berjalan, sungai di samping desa kami berubah total. Airnya tak lagi deras. Kincir air tak bisa dipakai untuk mengairi sawah. Ikan pun semakin sulit ditemukan karena aktivitas alat berat,” ujar seorang warga ibu rumah tangga Er sambil menitikkan air mata.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Dorong Optimalisasi Layanan Melalui Aplikasi Digital

Warga dari dua desa, yakni Pulau Pandan dan desa pemekarannya, Karang Pandan, menolak memberikan akses operasi PLTA ke Sungai Tanjung Merindu.

“Kami menegaskan, selama tuntutan belum dipenuhi, maka aktivitas proyek tidak boleh dilanjutkan,” ucap perwakilan warga dengan tegas.

Sebagai bentuk protes, warga kini melakukan ronda selama 24 jam di sekitar lokasi proyek. Aksi ini mereka lakukan untuk menjaga sungai yang mereka anggap sebagai sumber kehidupan.

Baca Juga :  Konflik Internal Golkar Sungai Penuh Kian Memanas

“Sungai ini bukan hanya soal air, tapi soal hidup kami. Kalau sungai rusak, kami mau makan dari mana? Kami tidak akan pergi sampai hak kami dipenuhi,” tambahnya.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka berharap ada dialog resmi dan terbuka antara warga, pihak PLTA, dan pemerintah demi menyelesaikan konflik ini secara adil.(*)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelantikan 579 ASN Perkuat Birokrasi Kabupaten Kerinci
Wako Alfin Bangga, Sungai Penuh Panen Prestasi Nasional
Kapolda Jambi Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Kerinci
Kerinci Gelar Kejuaraan Menembak Tingkat Provinsi Jambi
Peduli Kesehatan, Polres Kerinci Bagikan 700 Masker Gratis
Wabup Kerinci Perkuat Perlindungan Anak di Dunia Digital
Bupati Monadi Pimpin Aksi Bersih Sungai Siulak Mukai
Bulog Pastikan Bantuan Beras Tahap II Tepat Sasaran
Berita ini 239 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Pelantikan 579 ASN Perkuat Birokrasi Kabupaten Kerinci

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Wako Alfin Bangga, Sungai Penuh Panen Prestasi Nasional

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kapolda Jambi Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Kerinci

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Kerinci Gelar Kejuaraan Menembak Tingkat Provinsi Jambi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Peduli Kesehatan, Polres Kerinci Bagikan 700 Masker Gratis

Berita Terbaru

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi iPhone 17 dan bocoran iPhone 18 yang akan diperkenalkan Apple dalam Apple Event September 2026.(Foto : KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Harga iPhone 17 Terbaru, Bocoran iPhone 18

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:00 WIB