Home / Nasional

Sabtu, 22 November 2025 - 19:00 WIB

Sekarang Para Gen Z Tren Party Jamu Sehat

Seorang warga melakukan proses pembuatan Jamu Kunyit di Denpasar, Bali, Rabu (8/4/2020). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.

Seorang warga melakukan proses pembuatan Jamu Kunyit di Denpasar, Bali, Rabu (8/4/2020). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.

Jakarta , iNBritcom —  Tren party jamu viral di kalangan Gen Z dan mendominasi media sosial. Anak-anak muda berkumpul dan minum jamu bersama dari penjual keliling sehingga mereka menciptakan suasana seperti pesta sehat.

Riris (25), salah satu Gen Z, menyambut tren ini karena tren tersebut meningkatkan ekonomi para penjual jamu tradisional.

“Kalau tren ini viral dan banyak orang mencari jamu, kita bisa membuat penjual jamu tetap berjualan dan tetap eksis,” kata Riris dikutip detik.com,  Sabtu (22/11/2025).

Gen Z ramai mengunggah momen ketika mereka minum jamu bersama. Mereka menamai kegiatan itu sebagai party jamu atau open table jamu. Mereka memilih jamu sebagai cara untuk menjaga kesehatan dan menghilangkan penat tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Baca juga :   Usai Kepala Babi, Kantor Tempo Dapat Kiriman Bangkai Tikus yang Dipenggal

Riris menilai jamu memberi manfaat kesehatan karena rempah-rempahnya membantu tubuh melakukan detoks alami dengan harga terjangkau. “Minum jamu itu enak, sehat, alami, dan harganya cocok untuk anak muda,” ujarnya.

Sejak kecil, Riris rutin minum jamu. Ia memilih kunyit asem dan beras kencur sebagai favoritnya dan menikmati sensasi jahe hangat di akhir rasa.

Baca juga :   Emas Antam Hari Ini Masih Terus Naik!

Saat merantau ke Jakarta, Riris tetap mencari dan menemukan penjual jamu keliling. Ia lebih memilih jamu dibandingkan minuman kekinian di kafe.

“Aku nggak bisa minum kopi karena kopi membuat perutku tidak nyaman dan dadaku berdebar. Mungkin kafein atau laktosa yang memicunya,” jelasnya. Ia juga menghindari minuman beralkohol karena alkohol membuat tubuhnya gatal dan memerah.

Riris menegaskan bahwa ia mungkin tidak mengikuti gaya ‘Gen Z gaul’, tetapi ia tetap memilih jamu sebagai minuman yang paling cocok, sehat, dan sesuai dengan kebutuhannya.

(ES*)

 

Berita ini 50 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rizal Djalil analisis pemangkasan Dana Transfer Daerah

Nasional

Dana Transfer Menurun Pelayanan Publik Daerah Terancam
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato di podium dengan lambang Garuda Pancasila.

Nasional

Pemerintah Segera Cairkan THR ASN dan Pensiunan
Mendagri Tito Karnavian membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC Bogor

Nasional

Pemda dan Forkopimda Dukung Program Prioritas Presiden
Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma menghadiri acara Pemprov DKI Jakarta.

Nasional

Pemprov DKI Nonaktifkan Febriwaldi Usai Gaya Mewah
Pita garis polisi berwarna kuning bertuliskan “Dilarang Melintas” dan “Police Line” terpasang di area berpenerangan minim.

Nasional

Bayi Perempuan Ditemukan Masih Hidup dalam Kantong Belanja
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan laporan jumlah penduduk Indonesia 2025 berdasarkan data DTSEN versi 3 di Jakarta.

Nasional

Jumlah Penduduk Indonesia 2025 Capai 287,6 Juta
Oditur Militer membacakan tuntutan hukuman mati terhadap prajurit TNI di Pengadilan Militer Medan

Nasional

Oditur Tuntut Hukuman Mati Prajurit TNI Pembunuh Istri
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, kantor utama Komisi Pemberantasan Korupsi.

Nasional

KPK Tangkap 17 Orang Kasus Korupsi Bea Cukai