Serangan Rudal ke Qatar Berhasil Dicegat Militer Doha

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sistem pertahanan udara Qatar mencegat serangan rudal yang menargetkan wilayah Doha saat situasi keamanan meningkat.

Sistem pertahanan udara Qatar mencegat serangan rudal yang menargetkan wilayah Doha saat situasi keamanan meningkat.

Jakarta, iNBrita.comPihak militer berhasil mencegat serangan rudal yang menargetkan negara Qatar. Ledakan sempat terdengar di kota Doha sebelum sistem pertahanan udara menghalau rudal tersebut.

Dilansir dari Al Jazeera dan Agence France-Presse pada Minggu (8/3/2026), sirene peringatan langsung meraung di Doha setelah ledakan terjadi. Suara sirene membuat warga meningkatkan kewaspadaan dan segera mencari tempat yang lebih aman di dalam rumah.

Militer Qatar Gagalkan Serangan Rudal

Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan bahwa angkatan bersenjata mereka berhasil menggagalkan serangan rudal yang diarahkan ke wilayah negara tersebut. Militer Qatar mengaktifkan sistem pertahanan udara begitu mereka mendeteksi ancaman dari udara.

Petugas pertahanan kemudian melacak jalur rudal dan menembaknya sebelum mencapai target. Tindakan cepat tersebut membantu mencegah kerusakan yang lebih besar di wilayah ibu kota. Hingga saat ini, pihak berwenang belum melaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan besar akibat insiden tersebut.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh–Jambi Perkuat Sinergi Daerah

Pemerintah Tingkatkan Status Keamanan

Kementerian Dalam Negeri Qatar segera mengirim peringatan darurat ke ponsel warga setelah insiden terjadi. Pemerintah juga meningkatkan tingkat ancaman keamanan dan meminta masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan hingga situasi benar-benar aman.

Selain itu, otoritas keamanan memperketat pengawasan di sejumlah fasilitas penting dan kawasan strategis di Doha. Aparat juga meningkatkan patroli di berbagai titik untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

Pemerintah Qatar turut mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Otoritas meminta warga untuk mengikuti perkembangan situasi melalui saluran resmi pemerintah agar masyarakat tidak panik atau terpengaruh kabar yang menyesatkan.

Qatar dan Mesir Bahas Ketegangan Kawasan

Di tengah situasi yang semakin tegang, Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty.

Baca Juga :  Patung Pahlawan Mayjen H. A. Thalib Dipindah ke RSUD

Kedua pejabat tersebut membahas meningkatnya ketegangan militer di kawasan serta dampaknya terhadap keamanan dan stabilitas regional maupun internasional. Mereka menilai bahwa eskalasi konflik berpotensi memicu ketidakstabilan yang lebih luas jika berbagai pihak tidak segera menurunkan tensi.

Seruan Hentikan Eskalasi Konflik

Sheikh Mohammed mengecam keras serangan terhadap Qatar dan mendesak semua pihak untuk segera menghentikan eskalasi konflik. Ia juga mendorong negara-negara terkait untuk kembali ke meja perundingan guna mencari solusi damai.

Ia menegaskan bahwa dialog, kerja sama regional, dan diplomasi internasional merupakan langkah terbaik untuk menjaga stabilitas kawasan.

Sementara itu, Abdelatty juga menyerukan de-eskalasi dan mendorong semua pihak menyelesaikan konflik melalui jalur negosiasi. Ia menilai pendekatan diplomatik dapat mencegah kekacauan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah serta menjaga stabilitas keamanan internasional.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz
Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 Bertaraf Internasional
Jaga Stamina Jemaah Jelang Puncak Armuzna
Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas
Megawati Hangestri Pertiwi Kembali Berkarier di Liga Voli Korea
China Jatuhkan Hukuman Berat untuk Eks Menteri Pertahanan
Kapal Tanker China Diserang di Selat Hormuz
WHO Investigasi Wabah Hantavirus di Kapal Atlantik
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00 WIB

Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 Bertaraf Internasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:00 WIB

Jaga Stamina Jemaah Jelang Puncak Armuzna

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:00 WIB

Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi Kembali Berkarier di Liga Voli Korea

Berita Terbaru

ilustrasi ( foto chat gpt)

Teknologi

Deretan Game Penghasil Saldo DANA Paling Banyak Dicari

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:00 WIB

Foto: Tanaman Kratom. (AP Photo)

Kesehatan

BRIN Kaji Manfaat Kratom bagi Penderita Diabetes

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:00 WIB

Toyota Calya terbaru hadir dengan desain stylish, lampu smoked, dan tampilan lebih modern

Teknologi

Toyota Calya Terbaru, MPV Murah Stylish untuk Keluarga

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:00 WIB

Salad buah creamy dengan aneka buah segar dan keju parut.

Kuliner

Salad Buah Creamy Jadi Camilan Sehat Keluarga Favorit

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:00 WIB

Ketua SNWI bersama jajaran pengurus berfoto bersama dalam sebuah agenda resmi organisasi.

Nasional

PPPK Kritik Usulan Pengangkatan Guru Honorer Jadi PNS

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:00 WIB