Stroke Tak Hanya Menyerang Lansia, Anak Muda Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus stroke kini semakin banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup modern dan stres.

Kasus stroke kini semakin banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup modern dan stres.

Jakarta, iNBrita.com – Stroke sering dianggap penyakit lansia. Namun kini, banyak kasus justru terjadi pada orang muda. Perubahan gaya hidup dan faktor risiko non-tradisional membuat stroke semakin umum di usia produktif.

Stroke bisa menyerang siapa saja. Faktor tradisional seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol, obesitas, merokok, alkohol berlebihan, dan kurang olahraga menjadi pemicunya. Namun, faktor gaya hidup modern juga berperan besar.

Selain itu, stres, gangguan tidur, migrain, depresi, penyalahgunaan zat, hingga polusi turut meningkatkan risiko stroke di usia muda. Banyak yang tak percaya bahwa usia muda tetap berisiko, sehingga diagnosis sering terlambat dan dampaknya fatal.

Baca Juga :  Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Tanda Awal Stroke yang Harus Diwaspadai

Deteksi dini penting agar penanganan lebih cepat. Gejalanya sering mirip kelelahan atau stres, sehingga mudah diabaikan. Berikut tanda-tanda yang perlu diwaspadai:

  1. Mati rasa atau lemas mendadak. Biasanya terjadi di satu sisi tubuh seperti wajah, tangan, atau kaki.

  2. Sulit berbicara. Bicara cadel atau sulit memahami lawan bicara bisa jadi tanda awal.

  3. Gangguan penglihatan. Penglihatan kabur, ganda, atau hilang sementara perlu diwaspadai.

  4. Sakit kepala hebat. Muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas, kadang disertai mual dan pusing.

  5. Hilang keseimbangan. Kesulitan berjalan atau kehilangan koordinasi tubuh bisa jadi tanda stroke.

Baca Juga :  Waspada Malaria Knowlesi di Indonesia 2026

Jangan remehkan gejala ringan sekalipun. Mengabaikan tanda awal bisa berujung cacat permanen atau kematian.

Menurut Dr. Shiva Kumar R, konsultan neurologi di Rumah Sakit Manipal, India, beberapa faktor memang tak bisa diubah. Namun, gaya hidup sehat sangat membantu mencegah stroke.

Ia menegaskan pentingnya pola makan seimbang, olahraga rutin, menghindari rokok dan alkohol, mengelola stres, serta mengontrol tekanan darah dan gula darah. Langkah sederhana ini dapat menurunkan risiko stroke secara signifikan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB