Home / Kesehatan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:09 WIB

Stroke Tak Hanya Menyerang Lansia, Anak Muda Waspada

Kasus stroke kini semakin banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup modern dan stres.

Kasus stroke kini semakin banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup modern dan stres.

Jakarta, iNBrita.com – Stroke sering dianggap penyakit lansia. Namun kini, banyak kasus justru terjadi pada orang muda. Perubahan gaya hidup dan faktor risiko non-tradisional membuat stroke semakin umum di usia produktif.

Stroke bisa menyerang siapa saja. Faktor tradisional seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol, obesitas, merokok, alkohol berlebihan, dan kurang olahraga menjadi pemicunya. Namun, faktor gaya hidup modern juga berperan besar.

Selain itu, stres, gangguan tidur, migrain, depresi, penyalahgunaan zat, hingga polusi turut meningkatkan risiko stroke di usia muda. Banyak yang tak percaya bahwa usia muda tetap berisiko, sehingga diagnosis sering terlambat dan dampaknya fatal.

Baca juga :   Durasi Ideal Berjalan Kaki Untuk Menurunkan Berat Badan

Tanda Awal Stroke yang Harus Diwaspadai

Deteksi dini penting agar penanganan lebih cepat. Gejalanya sering mirip kelelahan atau stres, sehingga mudah diabaikan. Berikut tanda-tanda yang perlu diwaspadai:

  1. Mati rasa atau lemas mendadak. Biasanya terjadi di satu sisi tubuh seperti wajah, tangan, atau kaki.

  2. Sulit berbicara. Bicara cadel atau sulit memahami lawan bicara bisa jadi tanda awal.

  3. Gangguan penglihatan. Penglihatan kabur, ganda, atau hilang sementara perlu diwaspadai.

  4. Sakit kepala hebat. Muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas, kadang disertai mual dan pusing.

  5. Hilang keseimbangan. Kesulitan berjalan atau kehilangan koordinasi tubuh bisa jadi tanda stroke.

Baca juga :   Tzuyang Ungkap Kondisi Tubuhnya Turun Drastis Kini

Jangan remehkan gejala ringan sekalipun. Mengabaikan tanda awal bisa berujung cacat permanen atau kematian.

Menurut Dr. Shiva Kumar R, konsultan neurologi di Rumah Sakit Manipal, India, beberapa faktor memang tak bisa diubah. Namun, gaya hidup sehat sangat membantu mencegah stroke.

Ia menegaskan pentingnya pola makan seimbang, olahraga rutin, menghindari rokok dan alkohol, mengelola stres, serta mengontrol tekanan darah dan gula darah. Langkah sederhana ini dapat menurunkan risiko stroke secara signifikan.

(VVR*)

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pasien memeriksa sensor gula darah FreeStyle Libre Abbott

Kesehatan

FDA Minta Hentikan Sensor Gula Darah Abbott
Ilustrasi daun rosemary segar sebagai tanaman herbal penurun gula darah

Kesehatan

Tujuh Rebusan Daun Alami Penurun Gula Darah Ampuh
Secangkir teh hijau hangat untuk membantu menurunkan berat badan

Kesehatan

Manfaat Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan Efektif
Kumpulan sayur dan buah segar dalam kantong kertas.

Kesehatan

5 Sayuran Terbaik Pengontrol Gula Darah Diabetes
Semangkuk bakso dengan pangsit goreng disajikan di atas meja, uap panas masih terlihat.

Kesehatan

Bakso Hangat Jadi Pilihan Saat Hujan Turun
Buah zaitun dan buah tin segar di atas meja kayu

Kesehatan

Zaitun dan Tin Bantu Turunkan Kolesterol
Ilustrasi seseorang menjaga kesehatan mata saat menggunakan laptop

Kesehatan

Cara Efektif Merawat Mata Agar Tetap Sehat Jernih
Ilustrasi berbagai warna urine sebagai indikator kondisi kesehatan tubuh

Kesehatan

Urine Bisa Ungkap Penyakit, Ini Penjelasan Dokter