Home / Nasional

Rabu, 20 Agustus 2025 - 22:25 WIB

Sungai Penuh Raih Dua Penghargaan dari Kementerian Kesehatan

Wali Kota Sungai Penuh menerima Sertifikat Eliminasi Kusta dan Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (19/8/2025).

Wali Kota Sungai Penuh menerima Sertifikat Eliminasi Kusta dan Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (19/8/2025).

Jakarta,  iNBrita.com – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH  menerima Sertifikat Eliminasi Kusta dan Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan RI.Penghargaan sebuah bukti  Kota Sungai Penuh berhasil mencapai standar kesehatan sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH juga menekankan bahwa penghargaan ini harus menjadi motivasi.”Mari kita jadikan penghargaan ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, memperkuat pencegahan penyakit, serta menjaga Sungai Penuh tetap sehat, maju, dan sejahtera,” ungkapnya.

Baca juga :   Harga Emas Antam Turun Tipis Usai Rekor

Lebih lanjut, Walikota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.”Kesehatan adalah kebanggaan kita bersama. Dengan kerja sama dan kepedulian, kita mampu mencapai kualitas hidup yang lebih baik,” tambahnya.

Era Syafitri, S.Kep, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, saat dikonfirmasi mengatakan, keberhasilan ini lahir dari kerja keras Pemerintah  Kota Sungai penuh, Dinas Kesehatan,  bersama Pedukungan jajaran tenaga kesehatan, serta partisipasi masyarakat yang selalu menjaga kesehatan diri secara pribadi dan lingkungan.

Baca juga :   Bayi Gaza Tewas Hipotermia di Tengah Musim Dingin

” Selain itu, kolaborasi dan kepedulian bersama juga mengantarkan Sungai Penuh meraih capaian gemilang ini”, ujar Era.

Era Syafitri yang  juga turut mendampingi Wali Kota menjelaskan,  bahwa proses penilaian berlangsung ketat dan berlapis. Tim Kementerian Kesehatan melakukan evaluasi, menilai pencapaian indikator, memverifikasi lapangan, hingga akhirnya mengesahkan sertifikat tersebut.

“Capaian ini adalah hasil nyata dari program pengendalian penyakit yang kami jalankan terus-menerus. Tim verifikasi lapangan meneliti secara detail, sehingga sertifikat ini benar-benar mencerminkan kondisi riil,” ujarnya.

(Eni Syamsir)

 

Berita ini 101 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nasional

Bu Guru Salsa Sekarang Mencoba Peruntungan Di Dunia Tarik Suara
Peti harta karun berisi koin emas di ruangan remang dengan perapian menyala.

Nasional

Misteri Perampokan Emas Terbesar di Masa Jepang

Nasional

Usia dan Penampilan Menarik di Lowongan Kerja Dihapus!
Bupati Pati Sudewo menemui massa aksi di depan Kantor Bupati Pati.

Nasional

Massa Lempar Sandal dan Botol ke Bupati Pati

Nasional

4 Pecahan Rupiah Sudah Tidak Berlaku,Ayo Tukar!

Nasional

KUR BRI 2025 : Solusi Modal Usaha Ringan Untuk Petani dan Pelaku UMKM
Gedung kantor pusat WHO di Jenewa, Swiss.

Nasional

Pakar Peringatkan Dampak Setelah AS Keluar WHO
Presiden Prabowo Subianto membuka Munas XI MUI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

Nasional

MUI Gelar Munas XI Bahas Fatwa dan Palestina