Home / Kesehatan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 03:00 WIB

Tanda dan Dampak Stres Berlebih pada Tubuh Manusia

Seseorang mengalami stres akibat tekanan pekerjaan dan kelelahan mental.

Seseorang mengalami stres akibat tekanan pekerjaan dan kelelahan mental.

Jakarta, iNBrita.com – Stres adalah reaksi alami tubuh terhadap tekanan fisik maupun emosional. Siapa pun bisa mengalaminya, baik karena pekerjaan, rasa putus asa, kemarahan, atau kecemasan.
Menurut American Psychological Association (APA), stres memicu respons fisik dan emosional, seperti jantung berdebar dan mudah marah.

Stres tidak bisa dihindari, tetapi jika berlanjut, bisa berubah menjadi stres berlebih atau stres kronis. APA menyebut stres kronis sebagai reaksi tubuh akibat tekanan yang berlangsung lama.

Berikut beberapa tanda stres berlebih menurut Very Well Mind:

1. Pola Tidur Terganggu

Stres berat bisa membuat seseorang sulit tidur. Jika berlanjut, dapat menyebabkan insomnia parah. Orang dengan riwayat insomnia atau stres lingkungan tinggi lebih rentan mengalami gangguan tidur.

2. Cemas dan Mudah Tersinggung

Stres berlebih sering memperburuk kecemasan dan mengganggu tidur. Kurang tidur kemudian membuat seseorang semakin mudah marah dan sulit fokus.

Baca juga :   Serunya Fantasy Premier League Mansion Sports FC 2025

3. Sakit Kepala

Stres dapat memicu sakit kepala atau memperparah migrain. Tubuh yang tegang karena stres sering menimbulkan rasa nyeri di kepala dan leher.

4. Gangguan Pencernaan

Stres bisa mengganggu sistem pencernaan. Gejalanya meliputi kram perut, mual, perubahan nafsu makan, atau sulit buang air besar. Jika sering terjadi, sebaiknya periksa ke dokter.

5. Detak Jantung Meningkat

Saat stres, jantung bisa terasa berdebar kencang meski tidak benar-benar meningkat drastis. Namun, stres berkepanjangan tetap bisa berdampak buruk pada kesehatan jantung.

6. Jerawat Muncul

Stres memicu perubahan hormon yang dapat menyebabkan jerawat. Hal ini sering menambah rasa stres, sehingga memperburuk kondisi kulit.

Baca juga :   25 Orang Tewas ,800 Luka Korban Ledakan di Iran

7. Daya Tahan Tubuh Menurun

Stres melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat seseorang lebih mudah sakit. Tubuh seperti memberi sinyal agar kita beristirahat dan memperlambat ritme hidup.


8. Nyeri Kronis

Sekitar 20–30 persen orang dewasa mengalami nyeri kronis. Penelitian menunjukkan stres, depresi, dan trauma psikologis berperan besar dalam munculnya nyeri berkepanjangan.

9. Gairah Seksual Menurun

Stres membuat tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol dan epinefrin, sehingga mengurangi hormon seks. Akibatnya, gairah seksual bisa menurun dan hubungan emosional ikut terganggu.

Kesimpulan

Stres adalah bagian alami dari hidup, tetapi jika tidak dikelola, bisa berubah menjadi stres berlebih dan mengganggu kesehatan. Dengarkan tubuhmu, istirahatlah saat perlu, dan jangan ragu mencari bantuan profesional bila stres terasa tak terkendali.

(VVR)

Berita ini 34 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dave Asprey menjalani prosedur facial circumcision dengan menyuntikkan sel punca dari bokong ke wajah di klinik Kosta Rika.

Kesehatan

Pengusaha AS Suntik Sel Bokong Demi Awet Muda
Ilustrasi warna urine pekat saat puasa akibat dehidrasi ringan

Kesehatan

Urine Pekat Saat Puasa, Bahayakah untuk Ginjal?
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyoroti isu pelayanan kesehatan nasional.

Kesehatan

DPR Kritik Tren Warga Indonesia Berobat ke Malaysia

Kesehatan

Cara Menjaga Tubuh Sehat Saat Berpuasa
Anak muda begadang di kamar sambil minum kopi manis dan menggunakan laptop malam hari

Kesehatan

Begadang, Gula Darah, dan Dampak Kesehatan Tubuh
dokter memeriksa pasien muda yang mengalami gejala stroke di ruang pemeriksaan rumah sakit

Kesehatan

Stroke Tak Hanya Menyerang Lansia, Anak Muda Waspada
Dokter memeriksa pasien dengan gejala sumbatan usus di ruang perawatan rumah sakit

Kesehatan

Sumbatan Usus Dapat Berakibat Fatal Jika Terlambat
Air rebusan kayu manis dalam gelas bening dengan batang kayu manis

Kesehatan

Manfaat Air Rebusan Kayu Manis bagi Kesehatan Tubuh