Home / Khasanah

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:00 WIB

Waktu Terbaik dan Keutamaan Sholat Dhuha

Seorang pria berdoa di halaman masjid megah dengan kubah putih dan menara tinggi di bawah langit cerah.

Seorang pria berdoa di halaman masjid megah dengan kubah putih dan menara tinggi di bawah langit cerah.

Jakarta, iNBrita.com – Sholat Dhuha: Ibadah Sunnah yang Membawa Keberkahan,Sholat dhuha termasuk ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Selain itu, umat Islam menyebutnya sebagai sholat para awwabin, yaitu orang yang kembali kepada Allah SWT dengan penuh ketundukan. Lebih dari itu, sholat dhuha juga membawa rezeki, menenangkan hati, dan menghapus dosa. Lalu, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk melaksanakan sholat ini?

Waktu Sholat Dhuha

Pertama, umat Islam tidak boleh melaksanakan sholat dhuha sebelum matahari terbit. Sholat ini baru sah jika umat Islam menunggu matahari naik setinggi tombak, sekitar 15–20 menit setelah terbit.

Selain itu, buku Fiqh Bersuci dan Sholat Sesuai Tuntunan Nabi karya Abu Utsman Kharisma menyebutkan bahwa umat Islam dapat melaksanakan sholat dhuha mulai 15 menit setelah matahari terbit hingga 10 menit sebelum masuk waktu dzuhur.

Rasulullah SAW bersabda,

“Sholat awal waktu yang dikerjakan ketika matahari mulai meninggi adalah sholat orang-orang yang kembali kepada Allah (sholat awwabin).” (HR. Muslim)

Baca juga :   Wawako & Satgas Pangan Sidak Pasar,Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri

Lebih lanjut, mayoritas ulama, termasuk Syafi’iyyah dan Hanabilah, sepakat bahwa umat Islam harus mengakhiri sholat dhuha ketika matahari mulai condong ke barat menjelang dzuhur.

Waktu Paling Utama Melaksanakan Sholat Dhuha

Kemudian, umat Islam sebaiknya melaksanakan sholat dhuha ketika anak unta mulai merasakan panas matahari, yaitu pertengahan antara terbit matahari dan masuk dzuhur. Misalnya, jika matahari terbit jam 6 pagi dan dzuhur jam 12 siang, maka waktu utama sholat dhuha sekitar jam 9 pagi.

Rasulullah SAW bersabda,

“Sholatnya orang-orang yang kembali kepada Allah (awwabin) adalah ketika anak unta mulai merasakan panasnya matahari.” (HR. Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa umat Islam sebaiknya melaksanakan sholat dhuha saat sinar matahari mulai kuat, bukan terlalu pagi atau mendekati dzuhur.

Keutamaan Sholat Dhuha

1. Sedekah untuk Seluruh Persendian
Abu Dzar meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda,

“Pada pagi hari, setiap persendian di antara kalian diwajibkan bersedekah. Setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir termasuk sedekah. Amar ma’ruf dan nahi mungkar juga sedekah. Semua ini bisa diganti dengan sholat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)

Baca juga :   Kurang Berapa Hari Lagi Puasa 2026?

Dengan kata lain, dengan sholat dhuha dua rakaat, umat Islam mendapat pahala seolah bersedekah untuk 360 persendian tubuh.

2. Mendatangkan Rezeki
Selain itu, dalam hadits qudsi, Allah SWT berfirman,

“Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) untuk-Ku di awal siang sebanyak empat rakaat, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu hingga sore hari.” (HR. Tirmidzi)

3. Dicatat sebagai Ahli Ibadah
Abu Darda’ RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Barang siapa menjaga sholat dhuha, Allah akan mengampuni dosanya, walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi)

4. Sholat Awwabin
Lebih lanjut, Abu Hurairah RA meriwayatkan,

“Hanya orang-orang yang kembali kepada Allah (awwabin) yang menjaga sholat dhuha, dan itulah sholatnya para awwabin.” (HR. Ibn Khuzaimah & Hakim)

Dengan demikian, dengan rutin melaksanakan sholat dhuha, umat Islam menempatkan diri pada golongan mulia yang senantiasa taat dan tunduk kepada Allah.

(VVR*)

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ilustrasi kisah raja Muslim pada masa kejayaan peradaban Islam

Khasanah

Mansa Musa Raja Muslim Terkaya Sepanjang Sejarah Dunia
Hujan turun sebagai rahmat Allah SWT dan waktu mustajab berdoa menurut Islam

Khasanah

Hujan dalam Islam Rahmat Allah dan Waktu Mustajab

Covid-19

Pemkab Kerinci Anggarkan Dana Rawatan Bagi Masyarakat Miskin Yang belum Memiliki Kartu BPJS.

Khasanah

Pemkot Sungai Penuh Peringati Hari Lahir Pancasila
Ilustrasi kelompok aliran sesat yang menyimpang dari ajaran Islam

Khasanah

MUI Tetapkan Sepuluh Tanda Aliran Sesat Islam Indonesia
Umat Islam beribadah puasa dan salat di bulan Ramadan

Khasanah

10 Hari Kedua Ramadan, Raih Pahala dan Ampunan

Daerah

Kodim 0417 Kerinci Menggelar Kegiatan Bakti Sosial di Panti Asuhan

Daerah

Wawako & Satgas Pangan Sidak Pasar,Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri