Jambi, iNBrita.com — Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyambut langsung kedatangan jamaah calon haji asal Kota Sungai Penuh di Asrama Haji Jambi sebelum mereka berangkat menuju Tanah Suci Mekkah pada Minggu (17/05). Kehadiran Wawako menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap para jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
Peninjauan Fasilitas Asrama Haji
Dalam kesempatan tersebut, Azhar Hamzah tidak hanya menyapa para jamaah, tetapi juga meninjau berbagai fasilitas yang tersedia di asrama haji. Ia memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi baik agar jamaah dapat beristirahat dengan nyaman selama masa transit di embarkasi. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan optimal sejak awal keberangkatan.

Jumlah dan Komposisi Jamaah Haji 2026
Pada tahun 2026, Kota Sungai Penuh memberangkatkan sebanyak 128 jamaah calon haji. Rinciannya terdiri dari 49 jamaah laki-laki dan 79 jamaah perempuan. Dari jumlah tersebut, jamaah tertua berusia 81 tahun, sementara jamaah termuda berusia 18 tahun. Keberagaman usia ini menjadi perhatian khusus pemerintah agar seluruh jamaah mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Doa dan Harapan untuk Jamaah
Azhar Hamzah juga menyampaikan doa dan harapannya secara langsung kepada para jamaah. Ia berharap seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan, memperkuat fisik, dan menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar serta menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kekompakan selama berada di Tanah Suci.
Harapan Menjadi Haji Mabrur
Azhar Hamzah berharap seluruh jamaah calon haji Kota Sungai Penuh selalu berada dalam lindungan Allah SWT, memperoleh kemudahan dalam setiap tahapan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh.
Komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh
Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan dukungan penuh kepada para jamaah calon haji. Pemerintah memastikan pelayanan yang diberikan berjalan maksimal sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.
Melalui upaya ini, pemerintah berharap para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang, khusyuk, dan fokus, sehingga mampu meraih pengalaman spiritual yang mendalam selama berada di Baitullah.









