Kanker Kolorektal Usia Muda Terus Meningkat Drastis

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pasien di-rumah sakit

ilustrasi pasien di-rumah sakit

Jakarta, iNBrita.com – Kasus kanker di usia muda terus meningkat, terutama kanker kolorektal yang menyerang usus besar dan rektum. Tren ini memicu kekhawatiran dunia medis karena banyak pasien muda terdiagnosis pada stadium lanjut.

Kimmie Ng, dokter onkologi dari Harvard Medical School, mencatat kasus kanker kolorektal pada usia muda naik sekitar 2 persen setiap tahun sejak pertengahan 1990-an.

“Kami kaget karena banyak pasien masih muda, sehat, tanpa faktor risiko, tapi sudah stadium 4. Sekarang kasus seperti ini makin sering,” kata Dr. Ng.

Peningkatan kasus ini terjadi di banyak negara dan menyerang baik pria maupun wanita.

Dr. Ng menjelaskan, kanker di usia muda membawa tantangan berat. Banyak pasien masih mengasuh anak, merawat orang tua, atau meniti karier. Mereka harus melawan penyakit sambil menghadapi tekanan emosional dan sosial yang besar.

Data terbaru menunjukkan kanker kolorektal menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada pria di bawah 50 tahun di Amerika Serikat. Pada wanita muda, penyakit ini berada di posisi kedua setelah kanker payudara dan diperkirakan bisa menempati posisi pertama pada tahun 2030.

Meski meningkat, jumlah kasus pada usia muda masih relatif kecil dibandingkan kelompok usia lainnya.

Selama beberapa dekade, dokter berhasil menurunkan angka kematian akibat kanker usus besar berkat pengobatan modern dan skrining dini.

Namun, tren penurunan ini tidak terlihat pada usia muda. Karena itu, sejak 2021, pemerintah Amerika menurunkan usia skrining dari 50 menjadi 45 tahun bagi orang dengan risiko rata-rata.

Dr. Ng menilai usia skrining belum perlu diturunkan lagi karena kasus di usia muda masih sedikit. Ia menekankan pentingnya meneliti penyebab kenaikan kasus kanker kolorektal pada generasi muda, termasuk faktor gaya hidup dan lingkungan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?
Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya
Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan Benarkah Diganti Klinik Koperasi Merah Putih?

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Menkes Pakai Oksigen, Kemenkes Ungkap Kejadian Sebenarnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Berita Terbaru

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan reward dan klaim penarikan saldo DANA melalui aplikasi penghasil uang 2026. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cara Dapat Saldo DANA

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB

Kapolres bersama jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

SUNGAI PENUH

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:00 WIB

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB