Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Simpan Dana di Giro

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan tanggapan mengenai dana Pemerintah Daerah Jawa Barat dalam bentuk giro, Kamis (23/10/2025) (Foto: tangkapan layar TikTok/dedimulyadiofficial)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan tanggapan mengenai dana Pemerintah Daerah Jawa Barat dalam bentuk giro, Kamis (23/10/2025) (Foto: tangkapan layar TikTok/dedimulyadiofficial)

Jakarta, iNBrita.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan alasan pemerintah menyimpan dana daerah di Bank Jabar. Ia menilai cara ini menjaga keamanan, transparansi, dan legalitas keuangan daerah.

Dedi mengatakan pemerintah membayar proyek pembangunan secara bertahap, bukan sekaligus. Ia mencontohkan proyek jalan senilai Rp1 triliun yang pemerintah bayar dalam tiga tahap. Pembayaran bertahap memungkinkan pemerintah mengawasi pekerjaan agar berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  Fadli Zon Canangkan Hari Filateli Nasional 2026

Ia menegaskan, pembayaran penuh di awal dapat memicu penyalahgunaan anggaran. “Jika pemerintah langsung memberikan seluruh dana sebelum pekerjaan dimulai, penyelenggara bisa menghadapi masalah hukum,” ujar Dedi melalui akun TikTok-nya, @dedimulyadiofficial.

Dedi menambahkan, pemerintah tetap memperoleh bunga dari dana yang disimpan dalam giro. Pemerintah memasukkan bunga tersebut ke kas daerah dan menambah pendapatan daerah. Dengan begitu, masyarakat menikmati langsung hasil pengelolaan uang daerah.

Baca Juga :  Ahli Hukum Sebut Tepat Polri Di Bawah Presiden

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi isu dana pemerintah daerah yang masih tersimpan di bank. Ia menjelaskan, Bank Indonesia (BI) mengumpulkan seluruh data tersebut. Kementerian Keuangan memakai data dari BI untuk menganalisis dan merancang kebijakan. “BI mengumpulkan datanya, saya hanya memakai data dari bank sentral,” kata Purbaya di Jakarta.

(ES)

 

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara
Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK pada Kamis (18/6/2026). (Dok: PPKGBK)

Nasional

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., menghadiri Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Pawai Obor 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:00 WIB

Wako Alfin melepas ribuan peserta Pawai Obor 1 Muharam 1448 H di Sungai Penuh. ( Foto Pemkot)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qurani Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:00 WIB

Foto Ilustrasi (Pexels)

Ekonomi

Harga Pertalite Rp18.040, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:00 WIB