BGN Tutup 833 Dapur MBG Karena Pelanggaran Serius

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BGN menutup ratusan dapur MBG di berbagai wilayah karena tidak memenuhi standar operasional.(ANTARA FOTO/Sahira Safarina).

BGN menutup ratusan dapur MBG di berbagai wilayah karena tidak memenuhi standar operasional.(ANTARA FOTO/Sahira Safarina).

Jakarta, iNBrita.com — Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena melanggar aturan.

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan penutupan ini mencakup berbagai wilayah di Indonesia. Ia merinci, 97 dapur berada di wilayah I Sumatra, 311 dapur di wilayah II Jawa dan Madura, serta 424 dapur di wilayah III yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Sudaryono menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7). Ia menegaskan BGN sudah mengevaluasi seluruh dapur sebelum mengambil keputusan. Hasilnya, dapur-dapur tersebut tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

BGN kini menerapkan aturan lebih tegas. Dapur yang ditutup permanen tidak lagi menerima pembayaran. Kebijakan ini berbeda dari sebelumnya, saat dapur yang disuspensi masih dibayar.

Sudaryono menegaskan pelanggaran terjadi di beberapa aspek penting. Pengelola dapur tidak menjaga higienitas dan sanitasi. Selain itu, mereka tidak memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang telah ditetapkan.

Sebelum menutup dapur, BGN sudah memberi peringatan dan tenggat waktu. Namun, banyak pengelola tidak memperbaiki pelanggaran tersebut. Karena itu, BGN langsung menutup dapur secara permanen.

Sudaryono menegaskan BGN hanya mempertahankan dapur yang memenuhi seluruh persyaratan. Ia ingin semua dapur MBG menjalankan standar operasional dengan baik.

Melalui langkah ini, BGN ingin menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis. BGN juga ingin memastikan masyarakat menerima makanan yang aman, sehat, dan layak.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya
Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak
Wako Alfin Dorong Investor Kembangkan Bisnis di Sungai Penuh
Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
PT Semen Padang Raih Apresiasi atas Aksi Tanggap Bencana.
Operasi Patuh 2026, Polisi Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Wako Alfin Dorong Investor Kembangkan Bisnis di Sungai Penuh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Berita Terbaru

Polisi mengamankan delapan orang terkait insiden di Kabupaten Merangin, Jambi.

Daerah

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:00 WIB

Lahan gambut yang menjadi fokus restorasi untuk mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

Nasional

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi suasana Jazirah Arab pada masa awal Islam, menggambarkan latar sejarah perjuangan Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah.

Khasanah

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah Pembela Rasulullah SAW

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi teh kemasan berbusa saat aksi demo. ( Foto AI INBRITA)

Nasional

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:00 WIB