KPK Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung pada konferensi pers di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung pada konferensi pers di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Jakarta, iNBrita.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tengah menyelidiki proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan hal itu pada Senin (27/10/2025).

“Kami sudah memulai tahap penyelidikan,” ujar Asep.

Ia belum menjelaskan ruang lingkup maupun pihak yang telah dimintai keterangan. Menurutnya, proses masih awal dan dilakukan hati-hati sesuai hukum acara pidana.

Baca Juga :  9.000 PPPK NTT Terancam Dampak Batas APBD

Proyek KCJB merupakan proyek strategis nasional dengan investasi besar dan sempat menuai sorotan publik, terutama karena potensi pembengkakan biaya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan penyelidikan tidak selalu berawal dari laporan masyarakat, tetapi bisa dari temuan awal atau pengembangan kasus internal.

Baca Juga :  Libur Nasional Juni 2026 Simak Daftar Tanggal Merah

Mantan Menkopolhukam Mahfud MD sebelumnya mengungkap dugaan mark up anggaran proyek KCJB. Melalui akun YouTube-nya, Mahfud menyebut biaya pembangunan di Indonesia mencapai USD52 juta per kilometer, sedangkan di Tiongkok hanya USD17–18 juta.

Mahfud menilai perbedaan itu menunjukkan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan proyek strategis nasional dan mendorong aparat hukum menelusurinya.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran
Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah
Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka
Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.
Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027
TPG Juni 2026 Cair, Simak Jadwal dan Cara Pengecekan
BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:00 WIB

Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB