5 Sayuran Terbaik Pengontrol Gula Darah Diabetes

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aneka sayur dan buah segar yang kaya akan vitamin, mineral, serta serat, penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan.

Aneka sayur dan buah segar yang kaya akan vitamin, mineral, serta serat, penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan.

Jakarta, iNBrita.com – Pengidap diabetes tetap bisa menikmati makanan lezat dan mengenyangkan. Kuncinya adalah menambahkan sayuran segar yang kaya nutrisi ke dalam menu harian. Cara ini efektif membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Beberapa jenis sayuran memiliki manfaat besar untuk mengontrol glukosa karena mengandung banyak serat, memiliki indeks glikemik rendah, serta kaya vitamin dan mineral penting.

Dikutip dari Times of India, berikut lima sayuran terbaik untuk pengidap diabetes:

1. Bayam

Bayam termasuk sayuran yang sangat ramah bagi penderita diabetes. Setiap satu cangkir daun bayam mentah hanya mengandung sekitar satu gram karbohidrat. Bayam juga kaya serat, magnesium, dan kalium — tiga nutrisi penting yang membantu mengontrol gula darah.

Kandungan asam alfa-lipoat di dalam bayam berperan besar dalam menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Selain itu, bayam mudah diolah. Kita bisa menambahkannya ke dalam smoothie, menumisnya bersama bawang putih dan herba, menjadikannya lauk cepat saji, atau menjadikannya dasar salad yang rendah kalori namun bergizi tinggi.

Sebuah studi di Fathom Journal menemukan bahwa senyawa nitrat dalam bayam dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu tubuh mengatur gula darah dengan lebih baik.

Baca Juga :  FDA Minta Hentikan Sensor Gula Darah Abbott

2. Brokoli

Brokoli mengandung serat tinggi, antioksidan, dan senyawa sulforafan yang dapat mengurangi peradangan serta meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Satu cangkir brokoli matang menyediakan lebih dari lima gram serat, serta kaya vitamin C dan K. Sulforafan dalam brokoli juga berpotensi mengurangi hiperglikemia, hiperlipidemia, resistensi insulin, dan stres oksidatif akibat diabetes.

3. Paprika

Paprika termasuk sayuran rendah kalori dan karbohidrat, namun tinggi vitamin C yang membantu menurunkan kadar gula darah. Kandungan antioksidan seperti beta-karoten dan flavonoid di dalamnya berfungsi melawan peradangan dan melindungi sel tubuh.

Sebuah penelitian dari National Institute of Health menunjukkan bahwa ekstrak etanol paprika merah memiliki aktivitas antidiabetes yang mampu menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh.

4. Buncis

Buncis mudah ditemukan dan sangat bermanfaat untuk mengontrol gula darah. Sayuran ini rendah karbohidrat dan kalori, serta mengandung serat dan vitamin A dalam jumlah cukup.

Baca Juga :  Perayaan HUT Media Kerinci Time ke-13 dan Wim ke-1 Berlangsung Semarak

Berbeda dengan kacang-kacangan lain, buncis tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Buncis bisa diolah sebagai lauk atau campuran salad.

Penelitian yang dipublikasikan di Research Gate menjelaskan bahwa buncis membantu mengelola diabetes tipe 2 melalui peran serat dan penghambatan enzim tertentu, meskipun bukan sebagai pengobatan utama diabetes.

5. Kembang Kol

Kembang kol mengandung banyak vitamin C dan folat, serta senyawa alami yang mampu mengurangi stres oksidatif dan peradangan — dua faktor yang berpengaruh pada keseimbangan gula darah.

Rasanya yang ringan membuat kembang kol mudah menyerap bumbu dan cocok dijadikan lauk sehat. Selain itu, kembang kol kaya serat dan nutrisi penting lainnya.

Penelitian dari National Institute of Health juga menunjukkan bahwa kembang kol bertindak sebagai sumber antioksidan alami yang dapat memberikan efek antidiabetes.

Mengonsumsi sayuran seperti bayam, brokoli, paprika, buncis, dan kembang kol dapat membantu pengidap diabetes mengontrol kadar gula darah secara alami. Dengan cara memasak yang tepat, sayuran ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga tetap lezat dan mengenyangkan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB