Jakarta, iNBrita.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/11/2025). Rapat tersebut membahas percepatan hilirisasi, program cetak sawah, hingga pengembangan kampung nelayan.
Sejumlah menteri hadir dalam rapat di Istana Merdeka itu, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Airlangga menyebut rapat tersebut fokus pada percepatan hilirisasi di berbagai sektor.
“Tadi kami membahas percepatan hilirisasi,” kata Airlangga usai rapat di Istana Merdeka.
Bahlil menambahkan, pembahasan hilirisasi mencakup sektor perikanan, pertanian, energi, dan mineral batu bara.
“Kami rapat dengan Bapak Presiden membahas percepatan hilirisasi di sektor-sektor tersebut,” ujar Bahlil.
Sementara itu, Sakti Wahyu Trenggono melaporkan perkembangan program kampung nelayan. Ia menyebut capaian program tersebut saat ini sudah 20–30 persen, dan menargetkan 65 persen selesai pada akhir tahun.
“Kami membahas kampung nelayan. Sekarang progresnya sekitar 20–30 persen, akhir tahun mudah-mudahan bisa 65 persen,” katanya.
Selain itu, Presiden juga menugaskan Sakti untuk mengembangkan budidaya perikanan darat di 500 kabupaten.
“Presiden meminta kami menjalankan pembangunan budidaya di darat di 500 kabupaten,” ujarnya.
(VVR*)














