Home / Kesehatan

Minggu, 30 November 2025 - 08:07 WIB

USG Karotis Bantu Deteksi Dini Risiko Gagal Jantung

Seorang pria memegang bagian dada kiri saat merasakan nyeri yang bisa menjadi salah satu tanda gangguan jantung.

Seorang pria memegang bagian dada kiri saat merasakan nyeri yang bisa menjadi salah satu tanda gangguan jantung.

Jakarta, iNBrita.comGagal jantung sering muncul dengan gejala samar sehingga banyak orang tidak menyadarinya. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa USG karotis pada leher dapat membantu dokter mendeteksi dini risiko gagal jantung pada pria.

Menurut laporan The Sun, Dr. Atinuke Akinmolayan, dokter umum sekaligus rekan klinis akademis di NIHR yang memimpin penelitian dari UCL, menyatakan bahwa USG karotis bekerja seperti USG kehamilan dan mampu memberi peringatan dini.
“USG karotis aman, murah, dan tidak menyakitkan. Pemeriksaan ini dapat memberi tanda awal risiko gagal jantung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pasien yang menunjukkan risiko lebih tinggi bisa langsung berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan perubahan gaya hidup guna menurunkan risiko tersebut.

Baca juga :   Waspadai Gejala Tersamar Penyakit Jantung Mematikan

Cara Kerja Pemindaian

Pemeriksaan berlangsung 15–30 menit. Dokter menggerakkan alat genggam kecil di leher untuk menilai elastisitas arteri karotis, pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak, wajah, dan leher.
Arteri biasanya bersifat elastis, tetapi penyakit dan usia bisa membuatnya kaku sehingga memicu tekanan darah tinggi, gagal jantung, serangan jantung, dan stroke.

Temuan Studi UCL

Peneliti University College London (UCL) memeriksa 1.631 pria usia 71–92 tahun. Mereka menemukan bahwa pria dengan arteri paling kaku memiliki risiko 2,5 kali lebih besar mengalami gagal jantung dibandingkan pria dengan arteri paling elastis.
Tim juga meneliti ketebalan arteri karotis. Mereka mencatat bahwa setiap peningkatan 0,16 mm pada ketebalan arteri meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 29 persen.

Baca juga :   Tren Minum Air Hangat Pagi, Sehatkah Sebenarnya?

Pengerasan Arteri Membebani Jantung

Dr. Atinuke menjelaskan bahwa pengerasan arteri membuat jantung bekerja lebih keras sehingga risiko gagal jantung meningkat. Ia menilai temuan ini penting karena dokter bisa menggunakan perubahan pada arteri karotis sebagai indikator risiko dan mencegahnya dengan strategi pengobatan.

Peneliti menyebut perlunya studi lanjutan untuk mengetahui efektivitas USG karotis pada perempuan. Meski begitu, dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan ini untuk pasien di atas 60 tahun bila dinilai perlu.

(VVR*)

Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

rebusan daun kelor hangat dalam gelas untuk kesehatan

Kesehatan

Manfaat Rebusan Daun Kelor untuk Kesehatan Tubuh Alami
Kepala BPOM RI menandatangani kerja sama sertifikasi impor rempah Indonesia dengan perwakilan FDA Amerika Serikat di Jakarta.

Kesehatan

FDA Tunjuk BPOM Sertifikasi Rempah Indonesia ke AS

Kesehatan

Ahli Jantung Rekomendasikan 9 Buah Rendah Gula
Ilustrasi otak manusia dengan simbol aktivitas dan kesehatan kognitif

Kesehatan

Cara Efektif Menjaga Daya Ingat Tetap Optimal

Kesehatan

Durasi Ideal Berjalan Kaki Untuk Menurunkan Berat Badan
Seseorang mengunyah permen karet untuk menjaga kesehatan mulut

Kesehatan

Manfaat dan Efek Samping Mengunyah Permen Karet
Petugas medis mendorong pasien stroke di lorong rumah sakit

Kesehatan

Pria Inggris Alami Stroke Akibat Minuman Energi Berlebihan
Keluarga menuang air minum dari wadah bebas BPA.

Kesehatan

Air Minum Keluarga Harus Bebas dari BPA