Batas Aman dan Manfaat Konsumsi Telur Sehari

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telur rebus siap dikonsumsi, kaya protein dan nutrisi penting untuk kesehatan harian.

Telur rebus siap dikonsumsi, kaya protein dan nutrisi penting untuk kesehatan harian.

Jakarta, iNBrita.comTelur merupakan makanan populer yang kaya gizi, mengandung vitamin, mineral, antioksidan, protein, dan lemak. Meski begitu, kita perlu mengetahui batas aman konsumsi telur. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi telur berlebihan dengan kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Risiko ini bisa berbeda antara satu individu dengan individu lainnya.

Batas Aman Konsumsi Telur Per Hari

Batas konsumsi telur bergantung pada kondisi kesehatan seseorang.

1. Orang Dewasa Sehat
Healthline menyebutkan bahwa orang dewasa sehat dengan kadar kolesterol normal dan tanpa risiko penyakit jantung yang signifikan aman mengonsumsi 1–2 butir telur per hari. Telur bahkan bisa menyehatkan jantung.

Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 2–3 telur per hari meningkatkan fungsi HDL dan kadar karotenoid dalam plasma. Secara keseluruhan, tiga butir telur per hari dapat memperbaiki profil LDL, meningkatkan fungsi HDL, dan menambah kadar antioksidan plasma pada orang dewasa muda yang sehat.

Baca Juga :  Satgas TMMD ke-126 Kerinci Percepat Pembangunan MCK Warga

Meski demikian, para ahli biasanya menyarankan maksimal 2 butir per hari, dan banyak yang tetap merekomendasikan 1 butir per hari.

Dr. Zakiah Wulandari dari Fakultas Peternakan IPB University menyarankan agar orang sehat mengonsumsi satu butir telur per hari beserta kuningnya. “Rekomendasi ini tidak akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular,” ujarnya.

2. Pengidap Kolesterol Tinggi, Diabetes, Penyakit Kardiovaskular, dan Tekanan Darah Tinggi
Orang dengan kadar kolesterol tinggi, kelebihan berat badan, atau penyakit kronis seperti diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 1 telur per hari atau 4–5 butir per minggu.

Sebuah studi yang melibatkan hampir 200.000 veteran AS menemukan bahwa mengonsumsi satu butir telur per hari meningkatkan sedikit risiko serangan jantung, terutama pada penderita diabetes atau kelebihan berat badan.

Dr. Zakiah merekomendasikan agar penderita diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi membatasi konsumsi telur maksimal dua butir per minggu. Jika ingin meningkatkan asupan protein, mereka bisa mengonsumsi putih telur saja karena kaya protein dan tetap bermanfaat bagi tubuh.

Baca Juga :  Buah Penurun Kolesterol Alami untuk Jantung Sehat

Selain itu, risiko penyakit jantung meningkat seiring bertambahnya usia akibat penumpukan lemak dan pengerasan arteri. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan kondisi kesehatan secara keseluruhan sebelum menentukan jumlah telur yang aman dikonsumsi.

Manfaat Telur untuk Kesehatan

Telur merupakan sumber protein rendah lemak yang mudah diolah. Berikut beberapa manfaatnya:

  • Antioksidan dalam telur melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

  • Telur dapat meningkatkan beberapa biomarker penyakit jantung, termasuk biomarker inflamasi seperti kadar interleukin-6 dan protein C-reaktif dalam darah.

  • Telur mengenyangkan dan membantu menurunkan berat badan berkat kandungan protein dan lemaknya yang tinggi.

  • (VVR*)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Berita Terbaru

iPhone 18 Pro diprediksi mengalami kenaikan harga akibat kenaikan biaya memori.(Foto: 9to5Mac)

Teknologi

Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik US$100

Senin, 24 Agu 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat melakukan pertemuan bilateral.(Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Anwar Minta Prabowo Selamatkan Investasi Felda Rp10 Triliun

Senin, 24 Agu 2026 - 20:00 WIB

Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (24/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Rupiah Menguat, Harga Minyak Jadi Sentimen Pasar Hari Ini

Senin, 24 Agu 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam di Pegadaian mencapai Rp2,782 juta per gram pada Senin (24/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tertinggi

Senin, 24 Agu 2026 - 18:00 WIB

Dokter gigi menjelaskan cara menjaga gigi dan gusi dari karang gigi.

Kesehatan

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Senin, 24 Agu 2026 - 17:00 WIB