BMKG Peringatkan Rob dan Puting Beliung Jelang Tahun Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan warga memeriksa kerusakan rumah akibat puting beliung yang menerjang wilayah Kemang, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/12/2025).

Petugas dan warga memeriksa kerusakan rumah akibat puting beliung yang menerjang wilayah Kemang, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/12/2025).

Jakarta, iNBrita.comBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) di sejumlah wilayah pesisir Indonesia menjelang pergantian tahun. Peringatan ini berlaku mulai 30 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, seiring meningkatnya dinamika cuaca dan pasang air laut.

BMKG Peringatkan Potensi Rob Jelang Tahun Baru

BMKG menyebut kondisi cuaca berawan hingga hujan ringan saat ini masih mendominasi sebagian wilayah Indonesia. Siklon Tropis Hayley yang bergerak di perairan selatan Indonesia turut memengaruhi kondisi atmosfer dan gelombang laut.

Selain itu, berdasarkan informasi dari akun Instagram @infobmkg yang dikutip detikNews, BMKG mencatat adanya fase Perigee pada 2 Januari 2026 dan Bulan Purnama pada 3 Januari 2026. Kedua fenomena astronomi ini berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut, sehingga dapat memicu banjir rob di wilayah pesisir.

Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko Bencana Hidrometeorologi

BMKG menegaskan bahwa cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah dengan cepat. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin kencang, dan puting beliung, terutama saat intensitas hujan dan ketidakstabilan atmosfer meningkat.

Baca Juga :  IAIN Kerinci Diberikan Peluang Tiga Beasiswa Full Tahun 2023

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan bencana.

Puting Beliung Terjang Bogor, 55 Rumah Rusak

Cuaca ekstrem juga terjadi di Bogor, Jawa Barat, pada Senin (29/12/2025). Puting beliung yang terbentuk dari awan cumulonimbus (CB) menerjang wilayah Kemang dan menyebabkan 55 rumah mengalami kerusakan.

Angin berkecepatan tinggi bahkan melempar sayap pesawat dari lokasi penampungan hingga menimpa rumah warga, memperparah dampak kerusakan.

BPBD: Tidak Ada Korban Jiwa, 23 Warga Mengungsi

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa di Desa Pondok Udik, Kampung Babakan, puting beliung merusak 10 rumah rusak sedang dan 14 rumah rusak ringan, termasuk tiga rumah yang tertimpa bangkai pesawat.

Sementara itu, di Desa Jampang, angin kencang merusak 12 rumah rusak ringan. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka, namun 23 warga terpaksa mengungsi akibat rumah mereka tidak dapat ditempati.

Baca Juga :  Kelor Bisa Bersihkan Mikroplastik dari Air Minum

Hingga Selasa (30/12/2025) siang, petugas masih belum mengevakuasi bangkai pesawat yang tersangkut di atap rumah warga.

BMKG Ungkap Penyebab Puting Beliung

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa puting beliung terjadi akibat angin berputar dengan kecepatan tinggi yang dipicu oleh perbedaan suhu dan kelembapan di atmosfer.

“Puting beliung bukan sekadar angin kencang biasa. Fenomena ini terbentuk dari interaksi kompleks antara awan cumulonimbus, suhu, kelembapan, dan angin. Kejadiannya singkat dan muncul mendadak, tetapi dapat menimbulkan kerusakan besar,” ujar Guswanto.

BMKG Imbau Waspada Saat Aktivitas Akhir Tahun

Menghadapi cuaca ekstrem dan potensi banjir rob menjelang tahun baru, BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas. Warga diminta waspada saat beraktivitas di luar ruangan, termasuk ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun, terutama di wilayah pesisir dan daerah rawan bencana. (Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara
Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:00 WIB

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Berita Terbaru

Ilustrasi kode redeem Free Fire terbaru. ( Foto Ai)

Game

Klaim Kode Redeem FF 25 Juni 2026 Sekarang

Kamis, 25 Jun 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game penghasil saldo DANA 2026.

Teknologi

10 Game Penghasil Saldo DANA Terbukti Membayar Tahun 2026

Kamis, 25 Jun 2026 - 01:00 WIB

Cara Menanam Kurma dalam Ruangan/Foto: AI Generated

Pendidikan

Cara Menanam Kurma Dalam Ruangan Agar Tumbuh Subur

Kamis, 25 Jun 2026 - 00:00 WIB

Foto ilustrasi: Getty Images/Sewcream

Kesehatan

Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan

Rabu, 24 Jun 2026 - 22:00 WIB

Wali Kota Alfin menerima kunjungan Tokoh Adat Enam Luhah di Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Terima Kunjungan Tokoh Adat Enam Luhah

Rabu, 24 Jun 2026 - 21:00 WIB