Tito Karnavian Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Provinsi Sumatera Barat di Padang.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Provinsi Sumatera Barat di Padang.

Jakarta, iNBrita.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan seluruh kepala daerah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk menyerap masukan terkait percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pemerintah Pusat Lakukan Mobilisasi Nasional

Tito menegaskan pemerintah pusat sejak awal langsung melakukan mobilisasi nasional guna menangani dampak bencana di Sumbar. Pemerintah melibatkan TNI, Polri, kementerian dan lembaga, serta seluruh unsur pemerintah daerah dalam upaya tersebut.

Presiden Bentuk Satgas, Tito Jadi Ketua

Pemerintah juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumbar. Presiden menugaskan Tito sebagai Ketua Satgas tersebut.

Konsolidasi Kementerian dan Pemetaan Daerah Terdampak

Sejak menerima tugas, Tito langsung melakukan konsolidasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait. Ia juga memetakan kondisi kabupaten dan kota terdampak dengan melibatkan pemerintah daerah. Tito menyampaikan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Sumbar di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Kota Padang, Selasa (13/1/2026).

“Penanganan harus dimulai dari masalah. Kita melihat peta agar semakin akurat memahami persoalan. Dengan begitu, strategi yang kita susun juga akan semakin tepat,” ujar Tito.

Mayoritas Pemerintahan Daerah Kembali Normal

Berdasarkan data awal, bencana berdampak pada 16 dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar. Namun, hasil rapat dan pemantauan melalui dashboard kebencanaan menunjukkan sebagian besar pemerintahan daerah sudah kembali berjalan normal.

Tito mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumbar dan seluruh pihak terkait dalam melakukan pemulihan pascabencana.

“Indikator di Sumatera Barat cukup menggembirakan. Dari 16 daerah terdampak, hampir seluruh pemerintahan kabupaten sudah berada pada status hijau,” jelasnya.

Fokus Pemulihan Layanan Dasar dan Kebutuhan Vital

Meski demikian, Tito memastikan kembali seluruh indikator pemulihan, mulai dari jalannya pemerintahan, pelayanan publik dasar, akses jalan, aktivitas ekonomi, hingga ketersediaan kebutuhan vital masyarakat. Kebutuhan tersebut meliputi bahan bakar minyak (BBM), listrik, air bersih, internet, dan gas LPG.

Ia menekankan pentingnya masukan detail dari daerah agar pemerintah pusat dapat bertindak secara tepat sasaran.

“Kami butuh data yang rinci, terutama dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Dengan data itu, kami bisa menggerakkan kementerian terkait agar bekerja secara terarah,” katanya.

Empat Daerah Masih Butuh Perhatian Khusus

Dalam rapat tersebut, Tito juga mengidentifikasi sejumlah daerah yang masih membutuhkan perhatian lebih, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan. Masukan dari kepala daerah di wilayah tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam rapat Satgas tingkat nasional.

“Daerah yang belum pulih akan kita kendalikan bersama. Kita percepat pemulihannya dengan kerja gotong royong,” tegas Tito.

Agenda Lanjutan Serap Aspirasi Daerah Terdampak

Forum ini menjadi agenda lanjutan Mendagri dalam menghimpun masukan dari daerah terdampak bencana. Sebelumnya, Tito telah memimpin forum serupa bersama kepala daerah di Provinsi Aceh dan Sumut.

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar, para bupati dan wali kota se-Sumbar, serta pejabat terkait lainnya.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Berita Terbaru

BEI mencatat tujuh IPO dengan dana Rp 2,16 triliun di tengah penurunan IHSG.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

BEI Catat Dana IPO Rp 2,16 Triliun, IHSG Anjlok

Senin, 19 Okt 2026 - 06:00 WIB

Internasional

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Senin, 19 Okt 2026 - 05:00 WIB

Foto Ilustrasi balita menangis di tenda Gunung Prau.

Travel

Balita Menangis di Gunung Prau, Orang Tua Tuai Kecaman

Senin, 19 Okt 2026 - 04:00 WIB

Bupati Khairunas meninjau RTH Padang Aro.

Ekonomi

Bupati Khairunas Kembangkan RTH Padang Aro untuk UMKM

Senin, 19 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire tanggal 19 Oktober 2026 dengan tampilan karakter keren dan berbagai hadiah menarik.

Game

Kode Redeem FF Terbaru 19 Oktober 2026 Gratis

Senin, 19 Okt 2026 - 02:00 WIB