Viral Whip Pink, Gunakan Nitrous Oxide Dengan Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Whip Pink, produk kuliner yang banyak disalahgunakan (Foto: Instagram/@whippink.co)

Ilustrasi Whip Pink, produk kuliner yang banyak disalahgunakan (Foto: Instagram/@whippink.co)

Jakarta, iNBrita.com  – Belakangan ini, media sosial ramai membicarakan Whip Pink karena banyak orang menyalahgunakannya. Para koki menggunakan produk ini, yaitu tabung gas nitrous oxide (N₂O), untuk membuat krim kocok cepat mengembang dan lembut.

Dokter memanfaatkan nitrous oxide sebagai “gas tertawa” untuk anestesi ringan. Gas ini bekerja cepat dan menimbulkan efek sementara tanpa membuat seseorang kehilangan kesadaran sepenuhnya. Industri juga memakai N₂O, tetapi produsen hanya menjual gas ini dalam bentuk food grade agar orang menggunakannya untuk makanan.

Baca Juga :  Jepang Rancang Strategi Mengatasi Overtourism Tahun 2030

Masalah muncul ketika orang menghirup gas langsung dari tabung atau balon demi sensasi ringan di kepala atau tawa spontan—tren global yang dikenal sebagai whippets. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa praktik ini berbahaya. Nitrous oxide dapat menghambat pasokan oksigen ke otak, menyebabkan pusing, sesak napas, dan hilang kesadaran. Penggunaan berulang merusak fungsi vitamin B12, yang memicu gangguan saraf, menurunkan koordinasi tubuh, dan menimbulkan masalah kognitif. Dalam kasus ekstrem, orang bisa mengalami cedera serius atau kematian.

Baca Juga :  ASN Gunakan Aplikasi Digital Pindah ke IKN

Kabar meninggalnya seorang selebgram membuat isu ini makin viral, meski pihak berwenang belum mengonfirmasi hubungan langsungnya dengan Whip Pink.

Di Indonesia, pemerintah tidak mengategorikan nitrous oxide sebagai narkotika atau psikotropika, tetapi membatasi penggunaannya untuk kuliner dan industri. Dengan kata lain, orang aman menggunakan Whip Pink sesuai fungsi, tetapi menyalahgunakannya menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RI Hadapi Lonjakan Kasus Malaria Lebih 700 Ribu
Prodi Gizi Melejit Seiring Program Makan Bergizi Gratis
Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Kesehatan Ginjal
Tanda Kekurangan Vitamin C yang Sering Diabaikan
Waktu Tepat Minum Kopi untuk Kesehatan Tubuh
Pemerintah Kaji Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan 2026
Waktu Tepat Konsumsi Buah untuk Kesehatan Optimal
Operasi Apa Saja yang Ditanggung BPJS Kesehatan?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:00 WIB

RI Hadapi Lonjakan Kasus Malaria Lebih 700 Ribu

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Prodi Gizi Melejit Seiring Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 28 April 2026 - 22:00 WIB

Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Kesehatan Ginjal

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Tanda Kekurangan Vitamin C yang Sering Diabaikan

Senin, 27 April 2026 - 07:00 WIB

Waktu Tepat Minum Kopi untuk Kesehatan Tubuh

Berita Terbaru

Alfin resmi dilantik sebagai Ketua DPD PAN Kota Sungai Penuh oleh Zulkifli Hasan dalam pelantikan serentak di Jambi, disaksikan Al Haris dan jajaran PAN.

SUNGAI PENUH

Alfin Resmi Pimpin DPD PAN Sungai Penuh

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:00 WIB

Satgas Haji dan Umrah bersama aparat kepolisian menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji tanpa antre yang ilegal.

Nasional

Satgas Imbau Waspadai Tawaran Haji Tanpa Antre Ilegal

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi di Auditorium UNIFAC, Kamis (3/4).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Beri Kuliah Umum FH Unja, Tekankan Konsistensi

Kamis, 30 Apr 2026 - 20:00 WIB

Asisten II bersama Kejari Sungai Penuh menggelar Kick Off Meeting pendampingan hukum pengendalian inflasi daerah.

SUNGAI PENUH

Pemkot dan Kajari Gelar Pendampingan Hukum Inflasi Daerah

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:00 WIB

Foto: Ilustrasi Malaria. (AP Photo)

Kesehatan

RI Hadapi Lonjakan Kasus Malaria Lebih 700 Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:00 WIB