Misbakhun Pastikan Transisi Pimpinan OJK Tetap Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukhammad Misbakhun menanggapi transisi kepemimpinan OJK di Jakarta.

Mukhammad Misbakhun menanggapi transisi kepemimpinan OJK di Jakarta.

JAKARTA , iNBrita.com – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun menegaskan bahwa pergantian pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjalan tertib dan sesuai aturan. Dengan demikian, ia memastikan proses tersebut tidak mengganggu stabilitas sektor jasa keuangan maupun pasar modal nasional.

Selain itu, Misbakhun menilai dinamika di internal OJK berlangsung terukur. Pada saat yang sama, ia menegaskan tidak ada gejolak yang berpotensi mengganggu kepercayaan pasar.

Menurut Misbakhun, pengunduran diri jajaran pimpinan OJK merupakan langkah profesional. Oleh karena itu, ia menilai keputusan tersebut mencerminkan komitmen terhadap etika jabatan dan tata kelola lembaga yang sehat.

Lebih lanjut, ia menilai langkah itu justru memperkuat integritas OJK sebagai lembaga pengawas sektor keuangan.

“Keputusan ini menunjukkan tanggung jawab profesional. Pada prinsipnya, lembaga keuangan negara terus menjaga standar integritas,” ujar Misbakhun di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Sebagai informasi, empat pejabat OJK yang mengundurkan diri yakni Ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Mirza Adityaswara. Selain itu, Inarno Djajadi serta I.B. Aditya Jayaantara juga mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Baca Juga :  Fory Wakili Jambi di Ajang Pemuda Pelopor Nasional

Meski demikian, Misbakhun menghormati keputusan tersebut. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari proses penguatan kelembagaan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Rapat Dewan Komisioner OJK menetapkan Friderica Widyasari sebagai Anggota Dewan Komisioner. Selanjutnya, ia menjalankan tugas Ketua dan Wakil Ketua DK OJK.

Sebelumnya, Friderica menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen.

Di sisi lain, Rapat DK OJK juga menunjuk Hasan Fawzi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Sebelumnya, Hasan memimpin pengawasan inovasi teknologi sektor keuangan dan aset kripto.

Seiring dengan itu, Misbakhun mengapresiasi langkah cepat OJK dalam mengisi jabatan strategis. Menurutnya, OJK mampu menjaga kesinambungan kepemimpinan dan operasional lembaga.

“Tidak ada kekosongan kendali. Dengan kata lain, OJK tetap menjalankan fungsi pengawasan dan perlindungan konsumen secara normal,” tegasnya.

Baca Juga :  Idul Adha 2026 Kapan Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Lebih jauh, Misbakhun menilai langkah tersebut memberi sinyal positif kepada pelaku pasar. Oleh sebab itu, ia menegaskan sistem keuangan nasional tetap stabil dan memiliki kepastian regulasi.

Dalam konteks pasar modal, Misbakhun melihat transisi ini sebagai momentum perbaikan. Secara khusus, ia menilai penguatan tata kelola dan transparansi menjadi prioritas, sejalan dengan standar internasional.

Pada akhirnya, Misbakhun menegaskan DPR bersama OJK terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Tujuannya, meningkatkan kepercayaan investor dan daya saing pasar modal Indonesia.

“Ke depan, transparansi dan perlindungan investor menjadi fokus bersama. Karena itu, perbaikan kami lakukan secara konsisten,” ujarnya.

Selain faktor kelembagaan, Misbakhun menekankan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Dengan kondisi tersebut, ia mengimbau pelaku pasar tetap tenang dan bersikap objektif.

Secara keseluruhan, Misbakhun menilai dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses penguatan institusi keuangan nasional.

(tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat
BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya
Cara Cek STNK Asli Sebelum Beli Kendaraan Bekas
Korupsi MBG, Pengadaan Motor Listrik Rp1 Triliun Disorot
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Aturan Kemenkes
Kejagung Bongkar Korupsi Pengadaan MBG Senilai Rp1 Triliun
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:00 WIB

BPOM Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kenaikan Harga Obat

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:00 WIB

BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru MBG, Ini Alasannya

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:00 WIB

Cara Cek STNK Asli Sebelum Beli Kendaraan Bekas

Berita Terbaru

Alfin mengajak ASN membiasakan pilah sampah saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. ( Foto Discominfo Sungai penuh)

SUNGAI PENUH

Hari Lingkungan Hidup, Alfin Ajak ASN Pilah Sampah

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyerahkan KTP-el kepada pelajar dan warga terdampak kebakaran di Disdukcapil Kota Sungai Penuh, Jumat (5/6).

SUNGAI PENUH

Alfin Serahkan KTP-El Bagi Pelajar dan Korban Kebakaran

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:00 WIB

Personel Polres Kerinci menyosialisasikan aturan baru pengisian BBM subsidi Bio Solar di SPBU, Kamis (4/6/2026).

SUNGAI PENUH

Polres Kerinci Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:00 WIB

Hardizal menghadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).

SUNGAI PENUH

Hardizal Hadiri Paripurna HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi

Jumat, 5 Jun 2026 - 11:00 WIB

Foto: Gardu Induk 150 kV Margakarya di KIIC, Karawang, yang mendukung pasokan listrik untuk pusat data Microsoft. (Dok. PLN)

Ekonomi

Dolar AS Naik, Nasib Tarif Listrik Jadi Sorotan

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:00 WIB