Pantangan Asam Lambung: Makanan Pemicu Wajib Dihindari

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penderita asam lambung sering mengalami nyeri di dada dan ulu hati setelah mengonsumsi makanan pemicu.

Penderita asam lambung sering mengalami nyeri di dada dan ulu hati setelah mengonsumsi makanan pemicu.

Jakarta, iNBrita.comPenderita asam lambung sering merasakan nyeri di ulu hati, mual, hingga muntah saat penyakitnya kambuh. Kondisi ini umumnya muncul akibat pola makan yang tidak tepat. Selain itu, stres berlebihan serta kebiasaan seperti merokok juga turut memperparah gejala.

Oleh karena itu, untuk mencegah kondisi ini, Anda perlu mulai memperhatikan berbagai pantangan. Dengan memahami pemicunya, Anda bisa mengurangi risiko asam lambung naik.

Daftar Makanan yang Harus Dihindari

Mengutip Eat This Not That, berikut makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita asam lambung:

1. Makanan Digoreng

Pertama, makanan gorengan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, lambung harus memproduksi lebih banyak asam. Selain itu, kandungan lemak tinggi juga dapat melemaskan katup kerongkongan (LES), sehingga asam lebih mudah naik.

2. Jeruk

Selanjutnya, buah jeruk memang kaya nutrisi. Namun demikian, kandungan asamnya dapat memicu produksi asam lambung berlebih. Oleh sebab itu, saat gejala kambuh, sebaiknya Anda menghindarinya.

3. Cokelat

Di sisi lain, cokelat yang dikenal menyehatkan justru dapat memperburuk gejala jika dikonsumsi berlebihan. Hal ini terjadi karena cokelat dapat melemaskan otot katup kerongkongan.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Sabet Platinum di ASRRAT 2025

4. Minuman Bersoda

Selain makanan, minuman bersoda juga perlu dihindari. Pasalnya, minuman ini dapat menyebabkan kembung. Akibatnya, tekanan pada lambung meningkat dan memicu refluks.

5. Kopi

Kemudian, kafein dalam kopi dapat merangsang produksi asam lambung. Jika dikonsumsi berlebihan, kondisi ini tentu akan memperparah gejala.

6. Alkohol

Tidak hanya itu, alkohol juga dapat memicu pembentukan gas berlebih di lambung. Dengan demikian, perut menjadi kembung dan risiko refluks meningkat.

7. Makanan Pedas

Berikutnya, makanan pedas sering menjadi pemicu utama kambuhnya asam lambung. Bahkan, banyak penderita melaporkan gejalanya semakin parah setelah mengonsumsinya.

8. Camilan Ultra-Olahan

Di era modern, camilan ultra-olahan semakin mudah ditemukan. Namun, makanan ini biasanya tinggi lemak, garam, dan zat tambahan. Oleh karena itu, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko GERD.

9. Tomat

Sementara itu, tomat mengandung asam yang dapat merangsang produksi asam lambung. Bahkan, produk olahannya seperti saus juga memiliki efek serupa.

10. Teh Peppermint

Meski dikenal menenangkan pencernaan, teh peppermint justru dapat memperburuk refluks. Hal ini karena teh tersebut dapat melemaskan katup kerongkongan.

Baca Juga :  Manfaat Buah Sawo untuk Kesehatan dan Energi Tubuh

11. Jus

Lebih lanjut, jus dari buah asam tetap memiliki sifat yang sama seperti buah aslinya. Dengan kata lain, jus juga dapat memicu naiknya asam lambung.

12. Daging Berlemak

Selain itu, daging berlemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, produksi asam lambung meningkat.

13. Pizza

Terakhir, pizza mengandung kombinasi bahan pemicu, seperti saus tomat asam, daging berlemak, dan adonan tinggi garam. Oleh sebab itu, makanan ini sebaiknya dibatasi.

Tips Mengurangi Risiko Asam Lambung Naik

Sebagai langkah pencegahan, Anda bisa menerapkan beberapa kebiasaan berikut. Pertama, pilih makanan rendah lemak dan mudah dicerna. Selain itu, makanlah dalam porsi kecil tetapi lebih sering.

Selanjutnya, hindari berbaring setelah makan agar proses pencernaan berjalan optimal. Di samping itu, kelola stres dengan baik karena kondisi mental juga berpengaruh terhadap kesehatan lambung. Terakhir, kurangi konsumsi kafein dan alkohol untuk menjaga keseimbangan asam lambung.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi iPhone 17 dan bocoran iPhone 18 yang akan diperkenalkan Apple dalam Apple Event September 2026.(Foto : KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Harga iPhone 17 Terbaru, Bocoran iPhone 18

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:00 WIB