Indonesia Bahas Ekspor Beras ke Malaysia Rp2 Triliun

Indonesia Bahas Ekspor Beras ke Malaysia Rp2 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan ekspor Beras Befood Nusantara untuk jemaah haji Indonesia di Gudang BULOG Kelapa Gading, Jakarta Utara (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Pelepasan ekspor Beras Befood Nusantara untuk jemaah haji Indonesia di Gudang BULOG Kelapa Gading, Jakarta Utara (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Indonesia Buka Peluang Ekspor Beras ke Malaysia Senilai Rp2 Triliun

Jakarta, iNBrita.comIndonesia membuka peluang ekspor beras ke Malaysia dengan nilai yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2 triliun. Rencana ini mencakup pengiriman hingga 200 ribu ton beras yang saat ini masih dalam tahap negosiasi antara kedua negara.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa pihaknya menghitung nilai transaksi tersebut berdasarkan asumsi harga beras sekitar Rp10.000 per kilogram. Dengan perhitungan tersebut, total nilai ekspor berpotensi mencapai sekitar Rp2 triliun apabila volume pengiriman mencapai 200 ribu ton.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Korban Ketiga Kecelakaan ATR

Bulog dan pihak Malaysia saat ini masih membahas harga dalam proses negosiasi. Kedua pihak bahkan sudah memasuki tahap kedua perundingan untuk mencari kesepakatan yang sesuai.

Permintaan Beras Global Meningkat

Rizal menyampaikan bahwa permintaan beras di pasar global saat ini meningkat. Sejumlah negara seperti Thailand dan Vietnam juga bersaing memenuhi kebutuhan impor berbagai negara. Dalam kondisi tersebut, Indonesia melihat peluang untuk memperluas pasar ekspor berasnya, bahwa Malaysia tidak memiliki masalah dengan kualitas beras Indonesia..

Baca Juga :  Pembukaan TMMD ke-126 di Sungai Jernih Berjalan Sukses

Ia mengungkapkan bahwa Malaysia mengajukan harga di bawah Rp10.000 per kilogram, sementara Indonesia menilai harga tersebut terlalu rendah. Sebagai perbandingan, harga beras dalam negeri sudah lebih tinggi, seperti SPHP di Rp12.500 per kilogram dan beras premium dengan HET sekitar Rp14.500 per kilogram. Bulog menawarkan harga ekspor di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram. Indonesia berharap negosiasi dapat menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara
Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:00 WIB

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Berita Terbaru

Bongkahan amber seberat 3,5 kilogram ini tercatat sebagai potongan rumanit terbesar yang pernah ditemukan. (Dok. Museum Kabupaten Buzău)

Teknologi

Batu Ganjalan Pintu Ini Ternyata Bernilai Rp20 Miliar

Senin, 22 Jun 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi rumah. (Foto: Pexels)

Ekonomi

Gaji Rp14 Juta Bisa Ajukan Rumah Subsidi

Senin, 22 Jun 2026 - 08:00 WIB

Spanyol menang telak atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Claudia Greco)

Internasional

Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi kanker tiroid dan gejalanya pada leher.(Dok. Mayapada Hospital)

Kesehatan

Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi

Senin, 22 Jun 2026 - 06:00 WIB

Bupati Monadi menghadiri Kenduri Sko Belui 2026 dan mengajak masyarakat menjaga adat serta melestarikan budaya Kerinci. ( Foto Kerinci Satu)

KERINCI

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui.

Senin, 22 Jun 2026 - 05:00 WIB