Sungai Penuh, iNBrita.com — Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Perumda Tirta Khayangan menggelar sosialisasi rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 50 liter per detik di Kecamatan Hamparan Rawang. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh pada 8/5/2026.
Hadir Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah , Ketua DPRD bersama anggota, Sekretaris Daerah, dan para kepala SKPD. Selain itu, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta jajaran Perumda Tirta Khayangan ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Wali Kota Alfin menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan IPA tersebut. Program ini dinilai sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
“Mari kita bersama mendukung pembangunan IPA ini agar kebutuhan air bersih masyarakat semakin baik,” demikian ajakan Wali Kota.
Pembangunan IPA di Hamparan Rawang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kontinuitas distribusi air bersih, sekaligus memperkuat infrastruktur pelayanan publik di Kota Sungai Penuh
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan luas terhadap rencana pembangunan infrastruktur air bersih di Kota Sungai penuh.
Proyek Strategis Nasional SPAM
Direktur Perumda Tirta Khayangan, Edi Alfarizi, menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan pembangunan IPA baru sebagai bagian dari proyek strategis nasional sektor Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Pemerintah pusat membiayai proyek ini melalui APBN 2026 dengan anggaran sebesar Rp34,84 miliar. Dilaksakan oleh Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Jambi
Kondisi Produksi Air Saat Ini
Edi menyampaikan bahwa Perumda Tirta Khayangan saat ini memproduksi air sebesar 170 liter per detik. Perusahaan daerah tersebut melayani 16.764 sambungan rumah pelanggan.
Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan pelanggan mencapai 2,4 persen setiap tahun. Kondisi ini terus meningkatkan tekanan terhadap kapasitas produksi air.
Akibatnya, sistem distribusi mengalami defisit sekitar 40 liter per detik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pemerintah merencanakan pembangunan IPA berkapasitas 50 liter per detik untuk memperkuat sistem distribusi air bersih. Proyek ini bertujuan meningkatkan stabilitas pelayanan dan menambah ketersediaan air bagi masyarakat.
Dengan tambahan kapasitas ini, pemerintah berharap layanan air bersih menjadi lebih merata dan berkelanjutan.
Perjuangan Panjang Sejak 2019
Edi menjelaskan bahwa pihaknya sudah memperjuangkan proyek ini sejak 2019. Perumda kembali mengajukan usulan pada 2023 untuk pelaksanaan tahun 2024.
Namun, pemerintah pusat menunda realisasi proyek karena penyesuaian kebijakan nasional. Pada 2026, pemerintah akhirnya memasukkan kembali proyek ini dalam alokasi anggaran.
Harapan dan Dukungan Masyarakat
Edi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pembangunan IPA. Ia menekankan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
“Dukungan semua pihak menentukan keberhasilan pembangunan ini,” ujarnya.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pembangunan IPA ini meningkatkan kualitas layanan air bersih. Selain itu, pemerintah menargetkan ketersediaan air tetap terjaga secara berkelanjutan untuk kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
(eny)









