Jejak Kaki Manusia Purba di Gurun Nefud Terungkap

Jejak Kaki Manusia Purba di Gurun Nefud Terungkap

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Klint Janulis, University of Oxford/Rekaman digital jejak kaki manusia berusia 115.000 tahun ditemukan di Semenanjung Arab.

Foto: Klint Janulis, University of Oxford/Rekaman digital jejak kaki manusia berusia 115.000 tahun ditemukan di Semenanjung Arab.

Jakarta, iNBrita.com — Jejak Kaki Manusia Purba Ditemukan di Gurun Nefud, Para ilmuwan menemukan jejak kaki manusia di Gurun Nefud, Arab Saudi. Mereka memperkirakan jejak itu berusia sekitar 115.000 tahun. Temuan ini menjadi salah satu bukti tertua keberadaan manusia di Semenanjung Arab.

Para peneliti menemukan jejak tersebut di dasar danau berlumpur yang kini telah mengering. Mereka menamai lokasi itu Alathar. Di tempat yang sama, mereka juga menemukan ratusan jejak hewan purba yang saling tumpang tindih. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah itu dahulu menjadi jalur alami bagi hewan dan manusia yang mencari air.

Baca Juga :  ASN Rio Jayo Kompak Sukseskan Kenduri Sko 2026

Jejak Homo sapiens di Tengah Jejak Hewan

Di antara jejak hewan, para peneliti menemukan tujuh jejak yang mereka identifikasi sebagai jejak manusia purba. Mereka menyimpulkan bahwa pembuat jejak itu adalah Homo sapiens yang sedang bermigrasi. Mereka tidak menemukan alat batu atau tanda perburuan di lokasi tersebut. Karena itu, mereka menilai manusia tersebut hanya melintas atau beristirahat sebentar.

Para peneliti menjelaskan bahwa lumpur di lokasi itu sangat istimewa. Lumpur tersebut dapat mengawetkan jejak sebelum tertutup sedimen selama ribuan tahun. Dalam kondisi biasa, jejak lumpur hanya bertahan beberapa hari. Namun di Alathar, jejak itu tetap terjaga hingga puluhan ribu tahun.

Baca Juga :  Siswa TK Belajar Kelola Sampah di Talang Lindung

Penyebaran Homo sapiens di Wilayah Arab

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa Homo sapiens sudah berada di wilayah Arab dan Levant pada masa itu. Mereka tidak menemukan Neanderthal di area tersebut. Bentuk dan ukuran jejak juga mendukung kesimpulan itu.

Penemuan ini memberi gambaran baru tentang cara manusia purba bermigrasi. Mereka mengikuti perubahan iklim dan sumber air. Hal ini terjadi jauh sebelum wilayah Arab berubah menjadi gurun seperti sekarang.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah
Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal
Cara Menanam Candytuft untuk Taman Cantik Berwarna Cerah
Cara Menanam Biji Geranium Agar Cepat Berbunga Lebat
Cara Menanam Bunga Sakura dari Biji agar Cepat Tumbuh
Cara Merawat Bunga Iris Agar Tumbuh Subur dan Berbunga
Cara Menanam dan Merawat Bunga Alyssum Agar Rajin Berbunga
Cara Menanam Anggrek Bulan agar Cepat Berbunga Lebat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal

Jumat, 3 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Candytuft untuk Taman Cantik Berwarna Cerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Biji Geranium Agar Cepat Berbunga Lebat

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Sakura dari Biji agar Cepat Tumbuh

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB