Gejala Kanker Sering Tampak Sepele, Jangan Abaikan Tanda-Tanda Ini
Jakarta , iNBrita.com – Kanker tidak selalu menunjukkan gejala yang mencolok. Padahal, banyak kasus kanker berawal dari keluhan ringan yang sering dianggap sebagai masalah kesehatan biasa. Akibatnya, banyak penderita terlambat mendapatkan diagnosis dan penanganan.
Misalnya, batuk berkepanjangan, tubuh mudah lelah, sariawan yang tak kunjung sembuh, hingga penurunan berat badan tanpa sebab jelas dapat menjadi tanda yang perlu diwaspadai. Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu mengarah pada kanker. Namun, jika gejala terus berlangsung selama berminggu-minggu, penderita sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Menurut National Cancer Institute (NCI), banyak jenis kanker tidak menimbulkan rasa sakit pada tahap awal. Akibatnya, banyak orang menganggap gejala awal kanker sebagai gangguan kesehatan ringan.
Kelelahan Berkepanjangan Bisa Menjadi Sinyal
Tubuh biasanya pulih dari rasa lelah setelah seseorang beristirahat cukup. Sebaliknya, kelelahan yang berkaitan dengan kanker tetap bertahan meski penderita sudah tidur dan beristirahat dengan baik.
Selain itu, kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup secara bertahap.
Kepala Departemen dan Konsultan Senior Onkologi Radiasi Arete Hospitals, dr Vijay Karan Reddy, mengatakan banyak orang mengaitkan gejala awal kanker dengan stres, penuaan, gangguan lambung, perubahan hormon, atau rutinitas yang padat.
Menurutnya, kelelahan berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, perut kembung berulang, batuk yang tidak kunjung sembuh, hingga perubahan kebiasaan buang air besar perlu mendapat perhatian jika berlangsung selama beberapa minggu.
Lebih lanjut, American Cancer Society menyebut kelelahan ekstrem yang tidak membaik setelah istirahat dapat menjadi salah satu tanda kanker sehingga dokter perlu melakukan evaluasi medis lebih lanjut.
Sariawan dan Perdarahan Tidak Wajar Perlu Diwaspadai
Sariawan umumnya sembuh dalam beberapa hari. Akan tetapi, seseorang perlu memeriksakan diri ke dokter jika sariawan bertahan selama berminggu-minggu, sering kambuh, atau menimbulkan rasa nyeri yang semakin parah.
Di samping itu, masyarakat juga perlu memperhatikan berbagai jenis perdarahan yang muncul tanpa penyebab yang jelas. Perdarahan vagina di luar siklus normal, darah pada tinja, maupun darah dalam urine tidak boleh dianggap sepele.
Banyak orang menghubungkan gejala tersebut dengan perubahan hormon, ambeien, atau infeksi ringan. Padahal, kondisi itu dapat menjadi tanda penyakit serius, termasuk kanker.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan bahwa beberapa jenis kanker ginekologi dapat menyebabkan perdarahan vagina abnormal. Sementara itu, perubahan pola buang air besar atau munculnya darah pada tinja juga memerlukan pemeriksaan medis.
Ahli onkologi dr Saadvik mengingatkan bahwa banyak orang menunda pemeriksaan hingga rasa sakit mengganggu aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa kanker tidak selalu memunculkan nyeri hebat pada tahap awal. Justru, kanker sering memberikan sinyal melalui gejala ringan yang mudah luput dari perhatian.
Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab Jelas
Selanjutnya, seseorang perlu mewaspadai penurunan berat badan yang terjadi secara drastis tanpa perubahan pola makan maupun aktivitas fisik.
Berbagai faktor memang dapat menyebabkan berat badan turun, seperti gangguan tiroid, infeksi, atau masalah pencernaan. Namun demikian, kanker juga dapat memicu kondisi tersebut.
Risiko menjadi lebih tinggi jika penurunan berat badan terjadi bersamaan dengan kelelahan berkepanjangan, penurunan nafsu makan, atau gangguan pencernaan yang tidak kunjung membaik.
Dengan demikian, setiap orang perlu memperhatikan perubahan kondisi tubuh yang berlangsung terus-menerus. Sebab, pemeriksaan sejak dini dapat membantu dokter menemukan penyebab keluhan sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan apabila kanker menjadi penyebabnya.









