Jakarta, iNBrita.com – Banyak orang menganggap rasa lelah, nyeri tubuh, atau perubahan kondisi fisik sebagai bagian normal dari penuaan, stres, maupun aktivitas sehari-hari. Padahal, sejumlah keluhan yang tampak biasa dapat menjadi sinyal awal penyakit serius, termasuk kanker.
Ahli onkologi Dr. Jad Chahoud mengungkapkan banyak pasien kanker baru menyadari gejala penyakitnya setelah berbulan-bulan mengabaikannya. Bahkan, pasien sering mengalami gejala tersebut jauh sebelum dokter menegakkan diagnosis, tetapi mereka mengaitkannya dengan faktor usia, tekanan pekerjaan, atau perubahan hormonal.
Karena itu, Dr. Chahoud mengimbau masyarakat untuk memperhatikan setiap perubahan tubuh yang muncul tanpa penyebab yang jelas dan berlangsung dalam waktu lama. Jika keluhan terus berlanjut selama beberapa minggu, masyarakat sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Untuk meningkatkan kewaspadaan, berikut lima gejala yang sering muncul tetapi kerap disalahartikan sebagai dampak kelelahan atau stres.
Kelelahan Berlebihan yang Tidak Kunjung Hilang
Biasanya, tubuh akan kembali bugar setelah seseorang beristirahat dengan cukup. Namun, seseorang perlu waspada jika rasa lelah terus muncul, semakin berat, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Selain itu, kondisi tersebut dapat mengindikasikan beberapa jenis kanker, seperti leukemia, limfoma, kanker usus besar, dan kanker ginjal.
Berat Badan Turun Tanpa Sebab yang Jelas
Sebagian orang mungkin merasa senang ketika berat badan turun tanpa menjalani diet atau olahraga. Akan tetapi, penurunan berat badan hingga 5 persen atau lebih dalam waktu enam hingga 12 bulan tanpa alasan yang jelas dapat menandakan masalah kesehatan serius.
Tak hanya itu, kanker pankreas, paru-paru, lambung, dan kolorektal sering memicu penurunan berat badan secara drastis.
Perubahan Kebiasaan Buang Air Besar
Banyak orang menganggap perubahan pola buang air besar sebagai akibat pola makan yang kurang baik. Meski demikian, perubahan frekuensi, bentuk, ukuran, atau konsistensi tinja yang berlangsung terus-menerus perlu mendapat perhatian.
Sebagai contoh, tumor yang tumbuh di usus besar dapat menyempitkan saluran usus sehingga menghasilkan tinja yang lebih tipis atau pipih dari biasanya.
Gangguan Buang Air Kecil pada Malam Hari
Memang, banyak orang lanjut usia sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil. Namun, seseorang perlu segera memeriksakan diri apabila kondisi tersebut disertai darah dalam urine, nyeri saat berkemih, atau pancaran urine yang melemah.
Pasalnya, kanker kandung kemih, ginjal, maupun prostat dapat memunculkan gejala-gejala tersebut.
Nyeri Punggung yang Terus Memburuk
Sebagian besar kasus nyeri punggung muncul akibat gangguan otot atau postur tubuh yang kurang baik. Namun demikian, seseorang tidak boleh mengabaikan nyeri punggung yang berlangsung lama, muncul terus-menerus, dan semakin parah dari waktu ke waktu.
Lebih lanjut, kanker pada organ dalam seperti ginjal atau pankreas dapat menyebabkan nyeri punggung. Bahkan, penyebaran kanker ke tulang juga sering memicu keluhan serupa.
Pada akhirnya, Dr. Chahoud menegaskan bahwa proses penuaan normal tidak seharusnya menyebabkan penurunan kondisi fisik secara drastis dalam waktu singkat. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengenali setiap perubahan tubuh sejak dini dan segera mencari bantuan medis agar dokter dapat mendeteksi serta menangani penyakit lebih cepat.
(eny)









