Air Kelapa Efektif Cegah Pembentukan Batu Ginjal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Air Kelapa

Ilustrasi Air Kelapa

Jakarta – Batu ginjal termasuk gangguan yang paling sering menyerang sistem kemih. Dosen dan pakar biomedis, farmasi, serta toksikologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Rini Madyastuti Purwono, menjelaskan bahwa penyakit ini menempati urutan ketiga gangguan sistem kemih. Risiko kambuhnya pun tinggi, bisa terjadi lagi dalam waktu lima hingga sepuluh tahun setelah serangan pertama.

Rini menjelaskan bahwa batu ginjal terbentuk ketika kristal menumpuk dan bertahan lama di saluran kemih. Kristal ini berisi senyawa seperti kalsium, magnesium, fosfat, dan sel-sel luruh.

“Batu ginjal yang besar dapat menyebabkan nyeri hebat. Bahkan, pasien bisa pingsan karena saluran kemih tersumbat,” kata Rini di laman resmi IPB.

Ia menekankan bahwa pencegahan menjadi langkah utama karena batu ginjal mudah kambuh.

Proses Terbentuknya Batu Ginjal

Rini menjelaskan bahwa pembentukan batu ginjal, atau urolitiasis, terjadi karena tubuh mengalami ketidakseimbangan zat pemicu. Kondisi seperti hiperkalsiuria, hiperfosfatemia, dan hipomagnesemia memengaruhi proses ini. Selain itu, pH urine juga menentukan jenis batu yang terbentuk.

Baca Juga :  Sarapan Sehat: Rebusan vs Tradisional Indonesia

“Urine yang bersifat asam cenderung membentuk batu kalsium oksalat. Sebaliknya, urine yang bersifat basa memicu batu struvite yang sering muncul akibat infeksi,” ujarnya.

Air Kelapa Mencegah Batu Ginjal

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa air kelapa berpotensi besar mencegah batu ginjal. Rini menjelaskan bahwa kandungan magnesium, fosfat, kalium, sitrat, dan antioksidan di dalam air kelapa mampu menghambat pembentukan dan penggabungan kristal penyebab batu ginjal.

“Magnesium dalam air kelapa bersaing dengan kalsium untuk membentuk magnesium oksalat yang mudah larut. Fosfat juga membantu membentuk senyawa yang mudah larut sehingga kristal tidak tumbuh besar,” katanya.

Kalium dan sitrat di dalam air kelapa membantu mengubah urine yang asam menjadi lebih basa. Kondisi ini menurunkan risiko terbentuknya batu kalsium oksalat. Efek diuretik air kelapa juga meningkatkan jumlah urine, sehingga tubuh dapat mengeluarkan mineral pembentuk batu dengan lebih mudah.

Baca Juga :  Mata Bisa Jadi Alarm Dini Masalah Ginjal

Hasil Penelitian Pra-Klinis

Peneliti melakukan uji pra-klinis pada hewan percobaan dan menemukan hasil positif. Air kelapa menurunkan kadar Nitrogen Urea Darah (BUN) dan kreatinin, memperbaiki fungsi nefron, serta mencegah terbentuknya endapan kristal di tubulus ginjal.

“Hasil ini membuktikan bahwa air kelapa dapat mencegah kekambuhan batu ginjal bila dikonsumsi secara rutin, satu hingga dua cangkir per hari,” jelas Rini.

Alternatif Alami Lain: Daun Alpukat

Rini juga menemukan bahwa rebusan daun alpukat memberikan manfaat serupa. Ekstrak daun alpukat bekerja sebagai diuretik dan antioksidan. Senyawa aktif di dalamnya membantu mencegah penggumpalan kristal dan memperbaiki jaringan ginjal yang rusak.

Ia mengingatkan bahwa pengobatan alami hanya efektif untuk batu ginjal berukuran kecil.

“Pasien yang memiliki batu berukuran besar tetap perlu menjalani perawatan medis, seperti operasi atau prosedur Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL),” tegasnya.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB