Home / Nasional

Rabu, 3 Desember 2025 - 06:14 WIB

Bencana Sumatera: BNPB Laporkan 744 Korban Meninggal

Permukiman warga tampak hancur akibat banjir bandang dan longsor, dengan sejumlah rumah roboh dan tanah tebing yang longsor hingga mendekati bangunan.

Permukiman warga tampak hancur akibat banjir bandang dan longsor, dengan sejumlah rumah roboh dan tanah tebing yang longsor hingga mendekati bangunan.

Jakarta, iNBrita.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan mengenai dampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Berdasarkan laporan resmi Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) pada Selasa (2/12/2025) pukul 23.28 WIB, BNPB menyatakan bahwa bencana besar ini menimbulkan kerusakan luas dan menelan banyak korban jiwa. Hingga laporan terakhir, BNPB mencatat 744 orang meninggal dunia, sementara tim SAR gabungan masih mencari 551 orang yang hilang.

Selain mencatat korban meninggal dan hilang, BNPB juga melaporkan bahwa 2.600 orang mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis. BNPB menyebutkan bahwa bencana ini berdampak pada 3,3 juta jiwa dan memaksa 1,1 juta orang mengungsi ke lokasi penampungan sementara. Data tersebut memperlihatkan tingginya tingkat keparahan bencana dan menegaskan perlunya penanganan cepat, koordinasi lintas instansi, serta distribusi bantuan yang merata.

Baca juga :   Presiden Prabowo Lantik Tujuh Anggota Komisi Yudisial

Rincian korban per provinsi memperlihatkan skala dampak di setiap wilayah. Di Aceh, BNPB mencatat 218 orang meninggal dan 227 orang hilang. Di Sumatera Barat, BNPB melaporkan 225 orang meninggal dan 161 orang hilang. Sementara itu, di Sumatera Utara, BNPB mengonfirmasi 301 orang meninggal dan 163 orang hilang, menjadikan provinsi tersebut sebagai wilayah dengan korban jiwa terbanyak.

Baca juga :   Fuji Puas Kasus Rp 1 M Mantan Rekan Terungkap

Pada sektor fisik, BNPB mencatat kerusakan signifikan. BNPB melaporkan 3.600 rumah rusak berat, 2.100 rumah rusak sedang, dan 3.700 rumah rusak ringan. BNPB juga menyampaikan bahwa bencana ini merusak 42,5% fasilitas pendidikan, 1,18% fasilitas kesehatan, 16,97% tempat ibadah, dan 39,34% jembatan, sehingga menghambat akses evakuasi dan pendistribusian logistik.

(VVR*)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers di Jakarta.

Nasional

Purbaya Tegaskan Gaya Kaboinya Atas Arahan Presiden

Nasional

Prabowo Melayat Jenazah Eks Wagub DKI Eddie Nalapraya
Ilustrasi tarif listrik PLN dengan meteran dan tagihan listrik

Nasional

Tarif Listrik PLN Januari 2026 Tetap Stabil
Wali Kota Prabumulih Arlan memberikan keterangan pers

Nasional

Buntut Mutasi Guru, KPK Selidiki Kekayaan Walikota Prabumulih
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin merayakan kemenangan di semifinal Australia Open 2025.

Nasional

All Indonesian Final Warnai Australia Open 2025
Para kepala daerah menghadiri Rakornas TPAKD 2025 di Balai Kartini Jakarta yang diselenggarakan oleh OJK.

Nasional

Wako Alfin Hadiri Rakornas TPAKD Dorong Inklusi Keuangan
Basuki Hadimuljono menghadiri rapat Komisi II DPR RI membahas putusan MK dan investasi IKN.

Nasional

Basuki Pastikan Investor IKN Tak Komplain Usai Putusan MK
Gedung Sarinah pasca renovasi di Jakarta sebelum dibuka untuk umum.

Nasional

Kebakaran Sarinah Ahad Malam, Berawal Dekorasi Natal