Home / Nasional

Rabu, 5 November 2025 - 23:59 WIB

Bima Arya Ajak Kepala Daerah Kawal Program Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat memberikan arahan kepada peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2025 di Lemhannas, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat memberikan arahan kepada peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2025 di Lemhannas, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta kepala daerah aktif mengawal program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto. Program itu bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program strategis nasional tersebut mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), dan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.

“Ini babak baru dalam pengelolaan pemerintahan. Kita akan menjalankan cara baru agar tercapai keseimbangan,” kata Bima dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025).

Bima menyampaikan hal itu saat memberi arahan kepada 25 kepala daerah peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2025 di Ruang Purnomo, Lemhannas, Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa program strategis nasional dapat membangkitkan ekonomi daerah melalui kolaborasi antardaerah. Menurutnya, daerah bisa saling memasok bahan baku olahan untuk dapur MBG agar tercipta sinergi dan keberlanjutan program.

Baca juga :   Sopir Mengantuk, Truk Tabrak Pohon di Kerinci

“Ke depan, kita harus menyusun perencanaan yang menguntungkan semua pihak,” ujarnya.

Selain itu, Bima meminta kepala daerah memperkuat kerja sama dalam menangani sampah, transportasi, dan kemacetan. Ia menilai, persoalan tersebut membutuhkan perhatian dan tindakan bersama.

Bima menyambut baik rencana pembentukan Dewan Aglomerasi yang akan Presiden Prabowo tunjuk langsung.

“Melalui Dewan Aglomerasi, kita bisa menyatukan perencanaan pengelolaan sampah, transportasi, dan tata ruang wilayah,” tegasnya.

Bima meyakini Dewan Aglomerasi dapat mempercepat perkembangan daerah. Ia mencontohkan, Cina berhasil menerapkan konsep aglomerasi sehingga seluruh wilayahnya tumbuh merata.

Baca juga :   Sekda Alpian Pimpin Rapat Persiapan Penilaian Stunting

Ia juga mendorong kepala daerah belajar dari keberhasilan daerah lain. Bima menuturkan, saat menjabat Wali Kota Bogor, ia meniru strategi pengelolaan sampah dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Hasilnya, Kota Bogor meraih Piala Adipura.

“Saya tidak malu meniru program Ibu Risma seratus persen dalam mengelola sampah,” kata Bima.

Ia berharap para kepala daerah meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan tanggung jawab untuk memajukan daerah masing-masing.

“Bapak dan Ibu adalah konduktor di daerahnya. Dengan pengalaman, Bapak dan Ibu akan tahu kapan harus menurunkan irama dan kapan harus menaikkannya,” pungkasnya.

(VVR*)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Polisi ungkap Wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus terekam CCTV

Nasional

Polisi Ungkap Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras
Pemandangan udara kerusakan bangunan dan area permukiman akibat banjir bandang di Karo, Sumatra Utara, dengan alat berat dan warga terlihat melakukan evakuasi.

Nasional

Pakar UGM Tegaskan Deforestasi Penyebab Banjir Sumatra
Jonatan Christie tampil di India Open 2026

Nasional

Indonesia Kirim Empat Wakil ke India Open 2026
Kepingan emas Antam 24 karat menunjukkan kenaikan harga emas hari ini.

Nasional

Harga Emas Antam Naik, Buyback Ikut Menguat Hari Ini
Gubernur Riau Abdul Wahid memimpin rapat di Rumah Dinas Jalan Diponegoro sebelum pemeriksaan oleh KPK.

Nasional

Jaksa Agung Tunjuk Bima Suprayoga Jadi Wakajati Jambi
Ilustrasi kalender Nasional 2026 dengan libur Lebaran dan cuti bersama.

Nasional

Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2026
Kiper berseragam gelap memegang bola sepak dalam foto lawas berwarna hitam putih.

Nasional

Kiper Legendaris Ronny Pasla Meninggal Dunia
Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang pembentukan Ditjen Pesantren dalam konferensi pers di Jakarta.

Nasional

Presiden Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren Mandiri Tahun Ini