Home / Daerah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:00 WIB

Bocah 6 Tahun Diserang Buaya di Sungai Kuantan

Ilustrasi buaya di sungai. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batang Kuantan menyusul kasus serangan buaya terhadap seorang anak.

Ilustrasi buaya di sungai. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batang Kuantan menyusul kasus serangan buaya terhadap seorang anak.

Kuantan Singingi, iNBrita.com — Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun nyaris kehilangan nyawa setelah seekor buaya menyerangnya saat mandi di Sungai Batang Kuantan, Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi. Berkat tindakan cepat sang ibu, korban berhasil selamat dari serangan satwa liar tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu sore, 14 Januari 2026. Saat kejadian, korban berinisial SN pergi ke Sungai Batang Kuantan bersama nenek, ibu, dan adiknya untuk mandi. Sungai tersebut memang kerap dimanfaatkan warga sekitar untuk beraktivitas sehari-hari.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Permana menjelaskan, serangan terjadi sesaat setelah korban masuk ke dalam air. Seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menggigit paha kiri korban. Serangan mendadak itu sempat membuat keluarga panik.

Baca juga :   PJ Bupati Asraf : Untuk Maju ASN Harus Siap Menerima Kritikan

Melihat anaknya diserang buaya, ibu korban langsung bergerak cepat tanpa ragu. Ia menarik tubuh korban sekuat tenaga hingga gigitan buaya terlepas. Keberanian dan kesigapan ibu korban menjadi faktor utama yang menyelamatkan nyawa anak tersebut.

Setelah berhasil melepaskan korban dari serangan buaya, keluarga segera membawa korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Tim medis langsung membersihkan luka dan menjahit bagian paha kiri korban sebanyak 10 jahitan.

“Alhamdulillah korban selamat. Saat ini korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani pengawasan medis,” kata AKBP Hidayat Permana dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Baca juga :   DPR Kritik Tren Warga Indonesia Berobat ke Malaysia

Kapolres juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan agar meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta orang tua mengawasi anak-anak secara ketat saat berada di sekitar sungai.

Menurutnya, warga sebaiknya mengurangi aktivitas mandi, bermain, atau mencuci di sungai, terutama pada sore dan malam hari, karena buaya biasanya lebih aktif pada waktu tersebut. Keselamatan warga, khususnya anak-anak, harus menjadi prioritas utama.

Pihak kepolisian telah melakukan pendataan kejadian dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait. Langkah ini bertujuan untuk memberikan imbauan kamtibmas, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mencegah terulangnya kejadian serangan buaya di wilayah tersebut.

(Ven*)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

Dinas PUPR Kerinci Siapkan Anggaran Rp500 juta Perbaikan Irigasi

Daerah

Penting Pramuka Bangun Karakter Generasi Muda
DPRD Kota Sungai Penuh meninjau Kincay Plaza usai pencurian tabung gas.

Daerah

DPRD Sidak Kincay Plaza Usai Hilangnya Tabung Gas
DPRD Kota Sungai Penuh menampung keluhan insentif PPPK Paruh Waktu

Daerah

DPRD Kota Sungai Penuh Terima Aspirasi PPPK
Yogi Purnomo Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh sebelum mutasi ke Majalengka

Daerah

Yogi Purnomo Dimutasi Jadi Kasi Pidsus Majalengka

Daerah

Puncak Hari Gerak PKK Kabupaten Kerinci ke- 52 Tahun 2024 Momen Peningkatan SDM Berkualitas

Daerah

Kalbu Keluarga Besar Pondok Tinggi Nyatakan Dukungan Untuk Antos-Lendra
Walikota Sungai Penuh Alfin S.H. bersama istri dan jajaran pemerintah kota melayat ke rumah duka Wakil Walikota Azhar Hamzah di Desa Aur Duri.

Daerah

Walikota Alfin Melayat ke Rumah Duka Wakil Walikota