Kerinci, iNBrita.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus menunjukkan komitmen nyata dalam menghidupkan kembali sektor pertanian. Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., turun langsung ke sawah dan memimpin kegiatan tanam padi Varietas Ciherang di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci, Selasa (20/1/2026).
Bupati menanam padi bersama masyarakat yang tergabung dalam Gapoktan Jaya Bersama. Mereka menerapkan metode System of Rice Intensification (SRI) dan pola tanam Jajar Legowo secara gotong royong.
Manfaatkan Lahan Tidur yang Terbengkalai
Pemerintah daerah memanfaatkan lahan pertanian yang telah terbengkalai selama kurang lebih tiga tahun. Melalui kegiatan ini, Pemkab Kerinci mengaktifkan kembali lahan tidur agar kembali produktif dan bernilai ekonomi. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan berbasis desa.
Gotong Royong Bersama Petani dan Gapoktan
Masyarakat Desa Pendung Talang Genting ikut turun ke sawah dan terlibat langsung dalam proses penanaman. Semangat gotong royong terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan.Gapoktan Jaya Bersama berperan aktif sebagai penggerak utama kegiatan pertanian di desa tersebut.
Perangkat Daerah Hadir Dukung Kegiatan
Bupati Kerinci hadir bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Radium Halis serta Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Tito Rivano. Kabid PSP Dafril dan Kabid Tanaman Pangan Heriawan turut mendampingi. Camat Danau Kerinci Majazi, Kepala Desa Pendung Talang Genting, unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat juga hadir dan mendukung penuh kegiatan ini.
Komitmen Pemerintah Dorong Swasembada Pangan
Bupati Kerinci Monadi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali pertanian.
“Di desa ini terdapat lahan yang tidak digarap selama sekitar tiga tahun. Pemerintah daerah berkomitmen mengaktifkan kembali lahan tersebut untuk mendukung swasembada pangan,” ujar Monadi.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan lahan tidur akan meningkatkan produksi pangan sekaligus kesejahteraan petani.
Terapkan Metode SRI dan Jajar Legowo
Petani menerapkan metode SRI dengan menggunakan bibit lebih sedikit dan jarak tanam teratur. Mereka juga mengelola air secara terkontrol untuk mendorong pertumbuhan akar yang kuat. Petani memadukan metode tersebut dengan pola tanam Jajar Legowo. Pola ini meningkatkan penetrasi cahaya matahari, aerasi tanah, serta mempermudah perawatan tanaman.
Desa Pendung Talang Genting Jadi Contoh
Kombinasi kedua metode tersebut mampu meningkatkan produktivitas padi Varietas Ciherang. Tanaman menghasilkan lebih banyak anakan dan bobot gabah lebih berat.Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap Desa Pendung Talang Genting menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pemanfaatan lahan tidur secara produktif, menuju Kerinci yang tangguh pangan, berdaya saing, maju, dan sejahtera.
(*)













