Cara Alami Mengatasi Karang Gigi Secara Aman Efektif

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggunaan bahan alami seperti jeruk nipis dan rempah dapat membantu menjaga kesehatan secara tradisional

Penggunaan bahan alami seperti jeruk nipis dan rempah dapat membantu menjaga kesehatan secara tradisional

iNBrita.comKarang gigi, atau tartar, sering menimbulkan rasa tidak nyaman pada mulut. Kondisi ini muncul saat plak—lapisan lengket dari sisa makanan dan bakteri—mengeras dan menempel di gigi. Dokter gigi biasanya menghilangkan karang gigi dengan scaling. Namun, Anda bisa memakai cara alami untuk membantu mengatasi plak dan karang gigi yang masih lunak.

Apa Itu Karang Gigi?

Karang gigi terbentuk ketika plak tidak Anda bersihkan dengan baik. Plak akan terus menempel di gigi setiap hari. Jika Anda membiarkannya, mineral dalam air liur akan mengeraskan plak menjadi karang gigi.

Karang gigi biasanya berwarna kuning atau cokelat. Anda sering menemukannya di garis gusi atau di sela gigi.

Penyebab Karang Gigi

Beberapa kebiasaan dapat memicu terbentuknya karang gigi. Anda perlu mengenali penyebabnya agar bisa mencegahnya sejak awal.

  • Anda membiarkan sisa makanan menempel di gigi
  • Anda sering mengonsumsi makanan manis dan bertepung
  • Anda jarang menyikat gigi atau flossing
  • Anda merokok
  • Produksi air liur Anda rendah
  • Susunan gigi tidak rata sehingga sulit dibersihkan

Bakteri di mulut akan mengolah sisa makanan menjadi asam. Asam ini merusak gigi dan mempercepat pembentukan plak.

Baca Juga :  Begadang, Gula Darah, dan Dampak Kesehatan Tubuh

Cara Alami Mengatasi Plak dan Karang Gigi Lunak

Anda bisa mencoba beberapa bahan alami untuk membantu membersihkan plak dan mengurangi bakteri di mulut.

1. Berkumur Air Garam

Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Kumur selama 15–30 detik setelah menyikat gigi. Cara ini membantu mengurangi bakteri.

2. Gunakan Baking Soda

Campurkan baking soda dengan pasta gigi atau sedikit air. Sikat gigi secara perlahan. Gunakan maksimal dua kali seminggu agar enamel tidak menipis.

3. Lakukan Oil Pulling

Ambil satu sendok makan minyak kelapa. Kumur selama 5–15 menit, lalu buang dan bilas. Cara ini membantu mengurangi bakteri di mulut.

4. Gunakan Cuka Putih

Campurkan dua sendok makan cuka putih dengan air hangat. Kumur selama 30 detik, lalu bilas. Cuka membantu melunakkan plak.

5. Konsumsi Buah dan Sayur Renyah

Makan apel atau wortel secara langsung. Tekstur renyah membantu membersihkan gigi secara alami.

6. Gosok Kulit Jeruk

Ambil bagian dalam kulit jeruk, lalu gosokkan ke gigi selama dua menit. Bilas dengan air hangat setelahnya.

Baca Juga :  Dinkes Rujuk Anak Korban Gagal Khitan ke Padang

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Anda perlu ke dokter gigi jika karang gigi sudah mengeras. Cara alami tidak bisa menghilangkannya.

Dokter gigi akan melakukan scaling untuk membersihkan karang gigi secara menyeluruh. Anda juga perlu segera periksa jika mengalami:

  • Gusi berdarah
  • Bau mulut tidak hilang
  • Permukaan gigi terasa kasar

Perawatan sejak dini membantu mencegah penyakit gusi seperti gingivitis dan periodontitis.

Cara Mencegah Karang Gigi

Anda bisa mencegah karang gigi dengan menjaga kebersihan mulut setiap hari.

  • Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta berfluoride
  • Gunakan benang gigi (flossing) setiap hari
  • Batasi makanan manis dan asam
  • Minum air putih yang cukup
  • Periksa gigi ke dokter setiap 6 bulan

Kesimpulan

Anda bisa menggunakan cara alami untuk membantu mengurangi plak dan karang gigi yang masih lunak. Namun, Anda tetap perlu melakukan scaling di dokter gigi untuk menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras.

Jaga kebersihan gigi setiap hari dan lakukan pemeriksaan rutin agar kesehatan mulut tetap optimal.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Berita Terbaru

Bunga Agapanthus bermekaran dengan warna biru ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Gubernur Jambi Al Haris saat audiensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI di Jakarta.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Kendaraan mengisi Pertalite di SPBU, seiring meningkatnya konsumsi BBM subsidi akibat harga Pertamax yang bertahan tinggi.(Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Nasional

Harga Pertamax Tahan, Konsumsi Pertalite Melonjak Tajam 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Pertama kali dalam sejarah pemenang Piala Dunia 2026 dihadiahi cincin emas (FIFA)

Internasional

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Senin, 20 Jul 2026 - 21:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memaparkan percepatan implementasi ekspor satu pintu SDA lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jakarta, Senin (20/7/2026).(Foto: dok. YouTube Setpres)

Nasional

Prabowo Ekspor Satu Pintu, DSI Berlaku September 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 20:00 WIB