Jakarta, iNBrita.com – Sepertinya pengguna Android harus waspada, Karena ancaman baru muncul dan bisa berdampak memperlambat ponsel. Para Penjahat memanfaatkan aplikasi populer untuk memasang software yang menghasilkan klik iklan palsu atau ad fraud.
Serangan ini cara kerjanya berjalan di latar belakang ponsel. Meskipun terkadang pengguna tidak langsung kehilangan uang, akan tetapi perangkat bisa menjadi lemot. Ancaman ini dikenal dengan nama SlopAds dan semakin parah karena banyak aplikasi terinfeksi yang sempat ada di Google Play Store.
Satori Threat Intelligence and Research Team telahmenemukan sekitar 224 aplikasi Android terdampak. Aplikasi-aplikasi ini telah diunduh lebih dari 38 juta kali di seluruh dunia.
Tim Satori menjelaskan, aktor ancaman menggunakan steganografi dan WebView tersembunyi untuk mengarahkan pengguna ke situs pembayaran milik penjahat. Situs ini menghasilkan tayangan dan klik iklan palsu.
Setelah mengetahui bug ini, Google segera menghapus semua aplikasi terdampak dari Play Store. Artinya, pengguna baru tidak akan terinfeksi. Namun, siapa pun yang sudah mengunduh aplikasi tersebut masih bisa menimbulkan kerugian bagi penjahat siber.
Google melalui Google Play Protect akan memberi peringatan kepada pengguna yang terinfeksi. Satori menyarankan, jika muncul peringatan, segera hapus aplikasi yang bermasalah untuk melindungi perangkat.
(Tim)














