Dokumen Epstein Ungkap Beberapa Nama Orang Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis jutaan dokumen tambahan dalam kasus Jeffrey Epstein (AP: Jon Elswick/File)

Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis jutaan dokumen tambahan dalam kasus Jeffrey Epstein (AP: Jon Elswick/File)

Washington DC, iNBrita.com  – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) merilis jutaan dokumen terkait Jeffrey Epstein, termasuk foto, video, email, dan catatan lain. Publik kini dapat mengakses dokumen ini melalui situs resmi DOJ. Sejak akhir pekan lalu, dokumen ini menjadi sorotan media karena mencantumkan nama sejumlah tokoh Indonesia.

Apa Itu Dokumen Epstein?

Pada 31 Januari 2026, pihak berwenang menerbitkan dokumen yang dikenal sebagai “Epstein Files,” yang berisi laporan penyelidikan dan email sebagai bukti dalam persidangan Epstein. Selain itu, Departemen Kehakiman menambahkan lebih dari tiga juta halaman, termasuk 2.000 video dan 180.000 gambar, sebagai bagian dari Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada November 2025.

Departemen Kehakiman memperingatkan bahwa beberapa materi mungkin berisi gambar palsu, tuduhan yang belum terbukti, atau konten pornografi. Meskipun begitu, lebih dari 500 pengacara meninjau dokumen ini, dan beberapa teks serta foto disunting agar sesuai standar publik.

Baca Juga :  Indonesia Gasak Saint Kitts & Nevis Empat Gol

Siapa Jeffrey Epstein?

Jeffrey Epstein merupakan miliarder Amerika yang dituduh melakukan perdagangan anak di bawah umur. Ia memiliki jaringan luas, termasuk Presiden Donald Trump dan mantan Presiden Bill Clinton. Pada 6 Juli 2019, FBI menangkap Epstein. Ia mengaku tidak bersalah, tetapi ditemukan meninggal di sel penjara. Penyelidikan menyatakan kematiannya akibat bunuh diri.

Nama-nama Indonesia dalam Dokumen

Beberapa pengusaha Indonesia muncul dalam dokumen tersebut.Confidential Human Source’ mencatat percakapan Hary Tanoesoedibjo, pengusaha dan politikus pemilik MNC Group, tentang proyek hotel Trump dan tuduhan membeli rumah Trump di Beverly Hills dengan harga di atas pasaran

Selain itu, Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas Group, tercatat membeli rumah Trump seharga $9,5 juta tunai. Kafrawi Yuliantono mengirim email ke Epstein untuk melamar pekerjaan di salah satu propertinya. Ia mengaku gagal seleksi dan pernah bekerja sebagai Banquet Operation Manager di JW Marriott Hotel Medan.

Baca Juga :  WHO Darurat Ebola, Indonesia Perketat Pengawasan Nasional

Implikasi bagi Mereka yang Disebut

Para pakar menekankan bahwa munculnya nama seseorang dalam dokumen tidak otomatis menandakan keterlibatan kriminal. Banyak catatan hanya berisi percakapan atau informasi publik. Oleh karena itu, publik perlu menilai dokumen ini dengan hati-hati.

Selain tokoh Indonesia, dokumen juga menyebut Presiden Donald Trump, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Perdana Menteri India Narendra Modi, mantan Pangeran Andrew, Steve Bannon, dan Elon Musk.

Hubungan Bisnis Trump dan Hary Tanoe

Hubungan bisnis antara Trump dan Hary Tanoe sudah berlangsung lama. Misalnya, pada 2017, Hary mengonfirmasi pembangunan proyek Trump di Bali dan Bogor, termasuk Trump International Golf Club Lido yang dibuka Maret lalu. Hingga kini, dokumen tidak menunjukkan bukti baru yang mengaitkan tokoh-tokoh tersebut dengan tindakan kriminal.

Kesimpulan

“Epstein Files” memberikan gambaran luas tentang jaringan dan aktivitas Epstein.Para pakar meminta publik menilai dokumen ini secara hati-hati karena sebagian materi belum diverifikasi.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia
Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan
OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis
Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba
Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia
Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:00 WIB

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis

Senin, 8 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Menguat Tipis Terbaru 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:00 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK pada Kamis (18/6/2026). (Dok: PPKGBK)

Nasional

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., menghadiri Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

SUNGAI PENUH

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Pawai Obor 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:00 WIB

Wako Alfin melepas ribuan peserta Pawai Obor 1 Muharam 1448 H di Sungai Penuh. ( Foto Pemkot)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qurani Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:00 WIB

Foto Ilustrasi (Pexels)

Ekonomi

Harga Pertalite Rp18.040, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:00 WIB