Dokumen Imigrasi Calon Jemaah Haji 2026 Dipermudah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi jemaah haji (Saudi Press Agency)

Foto ilustrasi jemaah haji (Saudi Press Agency)

Jakarta, iNBRita.com  – Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi mempercepat pengurusan dokumen keimigrasian calon jemaah haji 2026. Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan, Eko Budianto, meminta Kepala Kantor Wilayah Imigrasi (Kakanim) bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh di masing-masing daerah untuk memperlancar proses ini.

Eko menekankan agar Kakanim menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk jaringan teknologi informasi, untuk mendukung percepatan layanan paspor. Dia juga meminta Kakanim memantau kinerja internal agar bisa segera menanggapi kendala, seperti penyalahgunaan kuota permohonan paspor atau dokumen perjalanan.

“Kakanim wajib mengirim laporan berkala tentang pelayanan calon jemaah haji kepada Direktur Jenderal Imigrasi dan menyalinnya ke Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan,” kata Eko. Laporan ini membantu memantau kesiapan wilayah dan menjaga transparansi layanan.

Untuk memudahkan calon jemaah, KemenImipas menetapkan beberapa strategi KemenImipas membuka kuota M-Paspor tanpa batas hingga pukul 20.00 waktu setempat. Kakanim juga membebaskan layanan manual (walk-in) agar calon jemaah lebih mudah mengurus paspor. Selain itu, Kakanim aktif menjangkau calon jemaah melalui program jemput bola (reach out). Mereka juga menyelenggarakan layanan paspor kolektif atau “Eazy Paspor” untuk kelompok calon jemaah. Setiap wilayah dapat menambahkan inovasi layanan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing.

Eko menegaskan, percepatan layanan ini berlangsung hingga 31 Januari 2026 Tujuannya, calon jemaah haji mendapatkan dokumen keimigrasian tepat waktu dan proses layanan berjalan lancar. Langkah ini juga mencegah penyalahgunaan kuota dan dokumen perjalanan.

Dengan strategi ini, KemenImipas berharap calon jemaah haji 2026 dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan efisien, sambil meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di seluruh Indonesia.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian turun pada Sabtu, 24 Oktober 2026.(Foto : CNBC Indonesis/Trisusilo)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS Turun

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:00 WIB

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB